DetikNews
Kamis 17 November 2016, 12:50 WIB

Senior Golkar Bela Ical yang Ditegur Novanto: Dia Bebas Berekspresi

Wisnu Prasetiyo Adi Putra - detikNews
Senior Golkar Bela Ical yang Ditegur Novanto: Dia Bebas Berekspresi Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Politikus senior Partai Golkar, Muladi menyayangkan sikap Setya Novanto yang menegur Aburizal Bakrie (Ical) terkait pernyataan soal demonstrasi 4 November. Menurut Muladi, sebagai ketua dewan pembina partai, Ical berhak menyuarakan pendapatnya.

"Memang sebaiknya Novanto melakukan pendekatan yang informal lebih dulu. Jadi enggak perlu pakai surat-surat resmi dulu. Pertemuan saja lah informal, lebih baik," kata Muladi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/11/2016).

"Tapi surat Novanto tidak salah, untuk menegakkan organisasi, tetapi alangkah baiknya bila ditempuh jalan-jalan yang nonformal lebih dulu. Baru kalau nonformal tidak berhasil, baru boleh tegor-tegoran tertulis, saya kira bijaksana begitu," sambung dia.

Menurut Muladi, seluruh elemen partai Golkar berhak menyuarakan pendapatnya. Apalagi, kata dia, pernyataan Ical pun dinilai biasa-biasa saja.

"Ini masih panas Golkar, masih panas. Ada Dewan Pembina, Dewan Penasehat, dan Dewan Pakar. Itu kan kebebasan berekspresi Ical sebagai orang tokoh ya, bekas tokoh terpanggil untuk berbicara. Saya kira berbicaranya juga tidak terlalu lugas. Masih menyisakan hanya isyarat-isyarat. Jadi kalau Novanto dan Idrus bekas sekjennya juga, itu melalui jalan-jalan yang informal, itu sangat bijaksana," bebernya.

"Golkar masih menyisakan abu-abu yang panas, masih," imbuhnya.

Surat teguran yang dilayangkan oleh Novanto ke Ical itu disampaikan melalui surat tertanggal 9 November 2016. Dalam suratnya, Novanto mempermasalahkan pernyataan pers Ical dan anggota wanbin lainnya yang disiarkan langsung oleh salah satu TV swasta dan media lainnya. Hal tersebut dianggap bertentangan dengan AD/ART Partai Golkar.

Surat yang ditembuskan kepada Ketua Dewan Kehormatan, Ketua Dewan Pakar, dan Ketua DPD Golkar se-Indonesia itu dibenarkan oleh Korbid Polhukam Golkar Yorrys Raweyai. Yorrys menyebut bukan substansi dari pernyataan pers Ical yang salah, melainkan caranya.

"Ada (surat itu). Substansinya itu tidak salah, cuma caranya. Artinya kita bicara DPP itu satu, kalau ada masalah-masalah baik itu Dewan Pakar, Dewan Kehormatan, itu kan sifatnya internal, memberikan pertimbangan ke dalam, bukan ke luar," terang Yorrys saat dikonfirmasi, Selasa (15/11).
(wsn/imk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed