Djarot tiba di pasar Kebayoran Lama sekitar pukul 10.40 WIB di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Djarot menyambangi salah satu warteg untuk mengisi perutnya.
"Wah iki weunak, ketan ono filosofine. Ketan ini beda dengan nasi. Ketan lebih lengket. Maksudnya biar kayak Jakarta. Walaupun berbeda-beda tetap lengket, bersatu dan damai terus," ujar Djarot dalam bahasa Jawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pokoknya damai dan bersatu," tegas Djarot.
Djarot juga menanyakan ke pedagang mengenai permasalahan di pasar. Salah satu pedagang berterima kasih karena banjir sudah jauh berkurang.
"Banjir alhmadulillah berkurang Pak," ujar salah satu pedagang.
Djarot juga menyapa para petugas PPSU yang berada di lokasi. Djarot menyemangati petugas agar selalu siap menjaga kebersihan.
"Semangat ya Pak, tugas kebersihan ini penting banget," ucapnya.
(imk/imk)










































