Hal tersebut disampaikan generasi muda partai Muda Golkar saat konferensi Pers di MidTown SCBD, Senopati, Jakarta Selatan, Rabu (16/11/2016). Anggota aliansi politisi muda Golkar tersebut terdiri 14 orang.
"Kami Generasi Muda Partai Golkar mendesak DPP Partai Golkar untuk mengambil sikap mencabut dukungan terhadap Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai calon gubernur DKI Jakarta 2017," kata Sirajudin Abdul Wahab kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Golkar tidak mungkin melakukan pengawalan kepada seorang tersangka penista agama Islam yang merupakan agama mayoritas pemilih Partai Golkar. Pilihanya sederhana, rakyat yang meninggalkan Golkar karena Ahok atau Golkar yang meninggalkan Ahok untuk rakyat," ujar Sirajuddin
"Setelah turun ke bawah. Tidak ada dukungan di grassroot yang mendukung Basuki. Golkar secepatnya menarik diri. Mengambil langkah politik strategis bukan mendukung penista agama. Jangan sampai berimbasnya bukan hanya Jakarta tapi juga 2019," imbuh Novel Hilabi.
Organisasi Generasi Muda Partai Golkar terdiri dari politisi muda partai Golkar yang terdiri dari : Ahmad Doli Kurnia, Indra Jaya Piliang, Sirajuddin Abdul Wahab, Mirwan BZ. Vauly, Dedy Arianto, Khalid Zabidi, Ahmad Andi Banjir, Muhammad Ikhsan, Ahmad Kadir Tanjung, Aimanzo Bonar, Arief Budi Prakoso, Novel Hilabi, Arif Rahman, Aisyah Ulfa Syafii.
(imk/imk)











































