JK: Jangan Menghukum Atas Dasar Kebencian

JK: Jangan Menghukum Atas Dasar Kebencian

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Rabu, 16 Nov 2016 14:03 WIB
JK: Jangan Menghukum Atas Dasar Kebencian
Foto: Wapres JK berpidato di acara HUT ke-50 KAHMI (Bagus Prihantoro/detikcom)
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengingatkan institusi semua hukum dan masyarakat Indonesia untuk tidak menghukum atas dasar kebencian. Keberhasilan penegakan hukum bukan pada hitungan jumlah penangkapan yang dilakukan.

"Dan janganlah menghukum dengan dasar kebencian, tapi dengan dasar kemajuan. Tanpa dasar itu, maka kita tidak bisa membawa bangsa ini bergairah untuk maju," ujar JK dalam sambutannya di acara Integrity Bussines Conference di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (16/11/2016).

JK mengatakan salah satu efek dari pemberantasan korupsi adalah munculnya ketakutan dari birokrasi untuk mengambil keputusan. JK menyarankan solusi mengurangi korupsi adalah memberikan kemudahan bagi para birokraksi dan pengusaha untuk bekerja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakannya, harus ada kesepakatan bersama-bersama antara pengusaha dan birokrasi untuk memotong rantai kesepakatan yang tidak berbelit-belit, termasuk efiseinsi dan produktivitas dunia usaha yang besar untuk mencapai pertumbuhan ekonomi.

"Kita tidak ingin hanya menghukum orang, tapi restorasi justice, hukum yang memberi restorasi kemajuannya, bukan cuma upaya struktural. Pikiran-pikiran itu tentu berbahaya dalam jangka panjang. Bahwa kebersihan korupsi diukur dari jumlah yang ditangkap, maka kita terbesar di dunia," terangnya.

"Mari membuat sistem yang baik bagi semua pihak. Ada sistem yang baik untuk pemerintah tapi tidak baik untuk pengusaha, ada yang baik untuk pengusaha tapi tidak baik untuk negara. maka harus diseimbangkan semuanya," tutup JK.


(fiq/rvk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads