Saat status tersangkanya diumumkan, Ahok sedang menerima aduan warga di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/11/2016). Kegiatan itu tidak berhenti.
Ahok berada di panggung dan warga bergantian duduk di sebelahnya. Mereka mengadu soal BPJS, tanah, hingga orang hilang. Ada pula yang minta saran agar sukses.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, tim sukses Ahok-Djarot berdatangan ke Rumah Lembang. Semula pada pukul 10.00 WIB datang Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) DPP Partai Golkar, Yorrys Raweyai. Ia mengenakan kemeja bermotif kotak-kotak. Begitu sampai, Yorrys langsung maju ke atas panggung dan bersalaman dengan Ahok.
Usai bersalaman, Yorrys langsung meninggalkan panggung dan duduk di lokasi tidak jauh dari panggung. Setelah Yorrys, Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot Prastio Edi Marsudi tiba. Mengenakan kemeja batik, Pras hadir sekitar pukul 10.30 WIB. Ia hanya melihat Ahok dari kejauhan.
Situasi di Rumah Lembang pasca penetapan Ahok sebagai tersangka saat ini dipenuhi oleh warga yang ingin mengadu dan memberi dukungan. Mereka memadati pinggir panggung untuk berfoto langsung dengan Ahok. Cagub petahana itu juga masih melayani aduan dari warga.
Bareskrim Mabes Polri menetapkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai tersangka dugaan penistaan agama. Ahok pun dicegah keluar negeri. (imk/fjp)











































