Gelar Operasi Zebra, Kakorlantas Polri Kerahkan 21 Ribu Personel Amankan Natal

Gelar Operasi Zebra, Kakorlantas Polri Kerahkan 21 Ribu Personel Amankan Natal

Jabbar Ramdhani - detikNews
Rabu, 16 Nov 2016 08:37 WIB
Gelar Operasi Zebra, Kakorlantas Polri Kerahkan 21 Ribu Personel Amankan Natal
Foto: Jabbar Ramdhani/detikcom
Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agung Budi Maryoto memimpin upacara gelar pasukan Operasi Zebra 2016. Operasi Zebra ini untuk mengamankan perayaan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.

"Jadi Operasi Zebra ini berkaitan dengan cipta kondisi menjelang saudara-saudara kita libur Natal dan tahun baru," kata Agung di lapangan halaman Korlantas, Jl. MT Haryono, Jakarta Selatan, Rabu (16/11/2016).

Agung menjelaskan Operasi Zebra akan digelar di seluruh Indonesia. Total jumlah pasukan yang diterjunkan 21.350 personel. Sementara untuk di Jakarta, disiagakan 450 personel.
Operasi Zebra ini digelar seluruh Indonesia.Foto: Jabbar Ramdhani/detikcom
Operasi Zebra ini digelar seluruh Indonesia.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, petugas akan memberikan imbauan persuasif dan penegakan hukum. Selain itu, Operasi Zebra sebagai respons atas kondisi cuaca yang cukup ekstrem. "Jadi dari sekarang kami lakukan imbauan-imbauan persuasif dan penegakan hukum sekaligus juga operasi ini dilaksanakan dengan mencermati situasi cuaca yang memang cukup ekstrem maka perlu peningkatan kualitas pelayanan baik kualitas maupun kuantitas petugas Polri di lapangan khususnya Polantas," ujar Agung.

"Kan banyak sekali jalan yang longsor, kemudian juga banyak banjir sehingga perlu pengalihan arus lalu lintas sehingga nanti masyarakat tidak terjebak di jalan. Jadi perlu peningkatan kualitas pelayanan," imbuhnya.

Agung menambahkan operasi ini berlangsung selama 2 minggu mulai hari, Rabu 16 November hingga pada Selasa 29 November 2016.
"Operasi ini digelar untuk mewujudkan dan memelihara keamanan dan kelancaran. Kedua, meningkatkan kualitas keamanan. Ketiga, membangun budaya tertib dan keempat, peningkatan kualitas pelayanan publik," paparnya. (jbr/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads