"Kita menyesalkan, itu kan kerjaan terorisme. Kita mengutuk mereka kenapa mereka begitu kejam. Itu yang justru menyadarkan kita harus melawan bersama-sama, tidak bisa kita menyerahkan ke BNPT," ujar Wiranto di Kemenko Polhukam, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (15/11/2016).
Wiranto prihatin dengan dampak dari terorisme di Samarinda yang memakan korban nyawa anak. Karena itu dia meminta masyarakat berperan aktif untuk melaporkan setiap kegiatan yang mencurigakan di lingkungannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai pengobatan bagi korban teror bom, Wiranto berjanji akan memberikan bantuan. Dirinya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait mengenai penanganan korban.
"Sebenarnya kalau rumah sakit sudah ada BPJS. Tapi saya akan koordinasi dengan pemda setempat dan BNPT untuk penanganan korban seperti itu bagaimana," pungkasnya.
(fdn/fdn)










































