Di wilayah tersebut beberapa titik terjadi genangan air cukup tinggi, bahkan di RT 10 sempat mencapai ketinggian leher orang dewasa. Hingga Selasa (15/11/2016) siang beberapa titik masih terjadi genangan hingga menyebabkan beberapa rumah terendam hingga hanya terlihat bagian atap saja.
Ketua DPD I Partai Golkar Jabar, Dedi Mulyadi, yang datang pada Selasa siang membawa 3.000 bungkus nasi timbel ayam dan nasi bungkus untuk dibagikan pada warga terkena musibah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau seperti ini kan lebih efektif. Dan bantuan bisa langsung dirasakan oleh masyrakat," ucap Dedi disela-sela kunjungan.
Foto: Bupati Dedi di Karawang/ Tri Ispranoto detikcom |
Saat pembagian itu pun Dedi ikut makan bersama dengan warga sambil mendengar curhatan mereka. Kebanyakan dari mereka meminta solusi agar banjir tidak terulang, karena tahun ini dianggapnya lebih parah dari sebelumnya.
Usai makan dan berbincang dengan warga, Dedi yang ditemani Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Karawang, Sri Rahayu Agustina, kembali melanjutkan peninjauan lokasi banjir. Dan tak jauh dari lokasi awal rombongan pun berbelok ke arah sebuah rawa yang kondisinya dipenuhi oleh tanaman eceng gondok.
"Nah ini seharusnya bisa dimanfaatkan sebagai danau. Tinggal dikeruk tambah kedalamannya sehingga air banjir itu bisa turun ke sini menggunakan pipa atau gorong-gorong," tuturnya.
Menurut Dedi, kondisi banjir yang terjadi diwilayah tersebut dalam bahasa Sunda biasa disebut Cai Kapahung atau air yang datang tidak bisa kembali ke asal karena tidak ada jalan yang diakibatkan tidak ada resapan atau pun saluran.
"Air yang datang gak bisa pulang lagi karena pemukiman tertutup beton semua. Maka solusinya air harus kembali mengalir, salah satunya ke tempat ini yang seharusnya bisa dimanfaatkan menjadi danau," beber pria yang akrab disapa Kang Dedi itu.
Dari pantauan detikcom di lokasi, beberapa warga terpaksa mengungsi ke bagian yang tidak tergenang banjir. Pasalnya rumah mereka tenggelam oleh air sehingga tidak bisa ditempati. Alhasil mereka pun membuat tenda-tenda dengan bahan seadanya untuk tempat tidur.
Foto: Bupati Dedi di Karawang/ Tri Ispranoto detikcom |
Sejumlah wilayah di RW 10 hingga saat ini masih banyak yang tergenang banjir dengan ketinggian berbeda mulai dari genangan semata kaki hingga ada pula rumah yang masih nampak tenggelam dan hanya menyisakan bagian atap.
(rvk/rvk)












































Foto: Bupati Dedi di Karawang/ Tri Ispranoto detikcom
Foto: Bupati Dedi di Karawang/ Tri Ispranoto detikcom