"Kampanye paling efektif saya kira ya memang blusukan. Datang, dengarkan. Saya kan petahana. Kita waktu bukan petahana aja blusukan untuk mengumpulkan data. Ini kan langsung melihat. Selama ini saya hanya lihat digambar kan. Kita sudah punya titik-titik yang mana punya laporan paling banyak masalah," kata Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/11/2016).
Foto: Rachman Haryanto |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya juga bisa liat dari kerjaan SKPD-SKPD dulu yang sering sekali dapat pengaduan belum ditanganin. Nah mungkin saya datang, kalau satu SKPD kan dia melihatnya tidak secara holistik," ungkap cagub nomor urut 2 itu.
"Kalau saya datang kan secara holistik. Jadi bisa ngerti nih, oh mungkin ada SKPD lain mana yang membuat dia agak kesulitan. Makanya mesti kita turun ke lapangan," ulas Ahok.
Foto: Rachman Haryanto |
Terkait banyaknya aksi penolakan sekelompok orang kala dirinya dan Djarot blusukan, Ahok menyebut tidak khawatir sebab mereka disinyalir bukanlah warga setempat. Malah Ahok ingin melihat langsung pendemo tersebut untuk memastikan apakah mereka warga setempat atau bukan.
"Kita mau lihat misalnya ada yang mau protes, yang protes kita mau tanyain orang asli apa bukan," kata mantan Bupati Belitung Timur itu. (nkn/imk)











































Foto: Rachman Haryanto
Foto: Rachman Haryanto