Sandi yang berpasangan dengan calon gubernur Anies Baswedan itu bertekad mengusung demokrasi sejuk. "Demokrasi Anies- Sandi adalah demokrasi yang menyatupadukan, yang tidak memecah belah, tidak menjatuhkan tapi memenangkan Jakarta, bukan melakukan kegiatan yang saling menyikut, saling menjegal dan lain sebagainya," kata Sandi kepada wartawan di Jalan Sasak II Dalam, Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (15/11/2016).
Dia berharap warga Jakarta komit menjunjung tinggi keberagaman dan demokrasi sejuk, yang selama ini menjadi etalase demokrasi terbaik dunia, malah lebih baik dari Amerika. "Kemarin kita 2014 setelah election aman aman saja, malah negara bapak demokrasi (Amerika) tidak," kata Sandi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di sini tentunya kalau kami melihat, bentuk aspirasi warga kalau dikerucutkan menjadi hal hal yang positif, yang mendidik, apresiasinya jauh lebih bisa diterima. Seperti di Sasak ini, mereka semua mau menerima calon pasangan" kata Sandi.
"Pokoknya kita harus damai harus tenteram. Jakarta yang keren adalah Jakarta yang damai dan tenteram. Semua pihak harus berkomitmen membuat Jakarta sejuk dan keren," tutup dia. (erd/fjp)










































