Tinjau Proyek MRT, Plt Gubernur DKI: Saya Puas Lihatnya

Tinjau Proyek MRT, Plt Gubernur DKI: Saya Puas Lihatnya

Haris Fadhil - detikNews
Selasa, 15 Nov 2016 15:56 WIB
Tinjau Proyek MRT, Plt Gubernur DKI: Saya Puas Lihatnya
Foto: Plt Gubernur DKI Kunjungi Proyek Pembangunan MRT (Haris Fadhil/detikcom)
Jakarta - Plt Gubernur DKI Sumarsono meninjau proyek pembangunan mass rapid transit (MRT) di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Sumarsono mengaku puas melihat perkembangan proyek yang melaju pesat.

"Yang dipaparkan kemarin (pembangunan sudah) 72 persen tapi di lapangan menurut laporan dari kontraktor sudah capai 82 persen. Artinya progressnya cukup menjanjikan. Saya puas lihatnya, kita harapkan bisa (cepat) selesai," ujar Sumarsono di Bundaran HI, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (15/11/2016).
 Tinjau Proyek MRT, Plt Gubernur DKI: Saya Puas LihatnyaFoto: Plt Gubernur DKI Kunjungi Proyek Pembangunan MRT (Haris Fadhil/detikcom)

Sumarsono ditemani Direktur Utama PT MRT William P Sabandar, Kadishub DKI Andri Yansyah, dan Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede. Sumarsono melihat pekerjaan proyek MRT di lantai satu dan dua. Lantai satu merupakan tempat untuk jalur kereta sedangkan lantai dua untuk ruang bisnis.
 Tinjau Proyek MRT, Plt Gubernur DKI: Saya Puas LihatnyaFoto: Plt Gubernur DKI Kunjungi Proyek Pembangunan MRT (Haris Fadhil/detikcom)

Menurut pria yang akrab disapa Soni ini, hambatan pembangunan proyek MRT di pembebasan lahan. Namun menurutnya hambatan itu akan diselesaikan pertengahan Desember 2016.

"Saya berharap ini proyek strategis nasional kebanggaan Indonesia lebih cepat lebih baik. Sehingga tahap kedua dari sini (Bundaran HI) ke Ancol Timur saya harapkan juga bisa dibangun," kata Sumarsono.
 Tinjau Proyek MRT, Plt Gubernur DKI: Saya Puas LihatnyaFoto: Plt Gubernur DKI Kunjungi Proyek Pembangunan MRT (Haris Fadhil/detikcom)

Sumarsono sedang mempersiapkan tambahan dana Rp 2,6 triliun untuk pembangunan MRT. Dana itu bisa diambil dari APBD DKI atau pinjaman dari Jepang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nanti kita bicarakan dengan Kementerian Keuangan dan Bappenas saya kira. Angka Rp 2,5 triliun tidaklah besar dibandingkan dengan nilai total proyek yang Rp 14 triliun. Dan itu tuntutan lapangan yang saya kira harus dipenuhi," ucapnya.

Saat ini ada 11 kepala keluarga (KK) yang lahannya akan dihitung ulang. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN).
 Tinjau Proyek MRT, Plt Gubernur DKI: Saya Puas LihatnyaFoto: Plt Gubernur DKI Kunjungi Proyek Pembangunan MRT (Haris Fadhil/detikcom)

Direktur Utama PT MRT William P Sabandar berharap, dana tambahan Rp 2,5 triliun untuk proyek pembangunan MRT terealisasi pada 2018. Pihaknya juga sudah bicara dengan beberapa pihak.

"Pak Gubernur sudah berkirim surat dengan Kementerian Perhubungan untuk meminta tambahan dana," kata William.
 Tinjau Proyek MRT, Plt Gubernur DKI: Saya Puas LihatnyaFoto: Plt Gubernur DKI Kunjungi Proyek Pembangunan MRT (Haris Fadhil/detikcom)

Proses pembangunan MRT telah dimulai Oktober 2013 lalu. MRT rencananya akan beroperasi pada 2018.

(nwy/nwk)


Berita Terkait