Kepada pemilih pemuda, Anies menjanjikan ketersediaan kedua hal tersebut. Hal itu akan masuk dalam program jangka pendeknya.
"Koefisien ketimpangan kita di Jakarta 0,46. Ini angka yang sangat tinggi. Karena itu, program yang ingin kita lakukan adalah program jangka pendek, yaitu penyediaan lapangan kerja dan penambahan entrepreneur," ujar Anies di DPP Perindo, Jl. Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anies mengatakan, Indonesia sudah membangun 5 persatuan dalam perjalanan bangsanya. Indonesia saat ini tengah berupaya membangun persatuan perekonomian. Menurutnya, pendidikan dan pekerjaan adalah jalan menuju persatuan perekonomian.
"Jadi kalau kita lihat Indonesia dalam perjalanannya, kita sudah bangun 3 ke 1 pertamanya. Yaitu 1 bangsa, 1 tanah air, dan 1 bahasa persatuan. Kemudian kita berhasil melewati 1 yang keempat, yaitu satu negara. Kemudian kita muncul dalam 1 yang kelima, yaitu kesatuan teritorial sebagai negara yang disampaikan lewat Deklarasi Juanda. Kemudian, 1 yang keenam, adalah persatuan perekonomian," ujar Anies.
Ia menyambungkan, kepada generasi muda yang sudah melek teknologi, Anies mewacanakan adanya dukungan startup. Ia juga ingin adanya fasilitas kepada pemuda agar Jakarta menjadi pusat kota berekspresi, seni, budaya dan olahraga.
Ia menambahkan, lewat kampanye maju bersama, ia ingin agar masalah ketimpangan di Jakarta dapat diselesaikan. Ia berharap dalam jangka waktu panjang, hal itu akan dapat meningkatkan kehidupan masyarakat Jakarta.
"Untuk itulah kita lakukan rencana kita. Maka kemiskinan yang ada di Jakarta saat ini dapat kita perbaiki. Dan dalam jangka panjang kita akan punya generasi dari keluarga-keluarga dari sosial ekonomi rendah akan dapat kesejahteraan yang baik sehingga dapat meningkat kehidupannya," tutur Anies.
"Maka kita tawarkan kepada mereka hal-hal yang konkret. Kami tak ingin sekadar mengajak anak muda lewat kosmetik. Kami berikan tawaran yang konkret," tambahnya.
(jbr/imk)











































