Jenguk Korban Bom di Samarinda, Mendikbud Doakan Jenazah Balita Intan

Jenguk Korban Bom di Samarinda, Mendikbud Doakan Jenazah Balita Intan

Dhani Irawan - detikNews
Senin, 14 Nov 2016 13:03 WIB
Jenguk Korban Bom di Samarinda, Mendikbud Doakan Jenazah Balita Intan
Mendikbud Muhadjir Effendy paling kanan (Foto: Istimewa)
Samarinda - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyempatkan menengok korban tragedi bom molotov di depan Gereja Oikumene, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Muhadjir mengatakan seluruh biaya pengobatan akan ditanggung pemerintah.

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Timur dan Kepala Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie Samarinda, Muhadjir membesuk salah satu korban, Triniti Hutahaya (3) yang mengalami luka bakar serius.

Muhadjir memberi semangat Triniti untuk tetap beraktivitas, belajar, bermain serta mempunyai cita-cita tinggi seperti anak anak lainnya. Dia juga mengutuk keras tindakan keji tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya harap pelaku dapat dihukum seberat-beratnya," ucap Muhadjir dalam keterangannya, Senin (14/11/2016).

Selain itu, Muhadjir juga sempat menjenguk jenazah Intan Olivia (2,5), korban bom yang akhirnya meninggal dunia. Muhadjir menyampaikan belasungkawa pada orang tua Intan yang tampak juga menangis di samping jenazah.

Sebelum pulang, Muhadjir sempat berdoa di samping jenazah. Muhadjir sebenarnya ke Samarinda untuk menghadiri dan membuka acara Mukmatar Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).

Ledakan bom molotov itu terjadi seusai jemaah melakukan ibadah, Minggu (13/11) kemarin. Pelaku, J (32) yang melemparkan bom molotov berhasil diamankan ketika hendak melarikan diri ke Sungai Mahakam.

Kapolres Samarinda Kombes Setyobudi Dwiputro mengatakan satu orang anak yang jadi korban dalam peristiwa itu telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Sementara tiga orang anak lainnya masih dirawat di rumah sakit Abdul Muis Samarinda. (dhn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads