"Jadi mungkin kita ikuti Peraturan Menteri, sekian jam dapat apa. Sudah tersosialisasi keterlambatan sampai 3 jam makanan snack senilai Rp 20 ribu, bisnis Rp 15 ribu, ekonomi Rp 10 ribu. Untuk keterlambatan 5 jam makanan berat," kata Edi di Gedung Jakarta Railways Center, Jalan Ir H Juanda 1B nomor 8-10, Jakarta Pusat, Senin (14/11/2016).
Dia pun mengatakan antisipasi berkaitan dengan adanya gangguan dari bencana alam telah dilakukan. Penjagaan di beberapa lokasi sudah dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menuturkan komunikasi dengan penumpang penting apabila ada keterlambatan. Dia pun telah memerintahkan ke seluruh Daop (daerah operasi) untuk terus memberikan informasi tentang adanya keterlambatan.
"Secara prinsip kita selalu berkomunikasi dengan penumpang, saya sampaikan ke semua Daop dan penumpang harus tahu berapa lama berhenti dan kenapa berhenti. Dan itu semua sudah diinformasikan di dalam kereta," ujar Edi. (dhn/dhn)











































