"Jalan Tol Jakarta Cikampek mengalami gangguan operasional di KM 37+500 dengan antrean yang panjang karena genangan air untuk kedua kalinya di tahun ini. Jasa Marga meminta PT Puradelta Lestari Tbk agar segera menyelesaikan kewajiban sesuai kesepakatan agar tidak terjadi kerugian serupa," ujar AVP Corporate Communication PT Jasa Marga, Dwimawan Heru dalam keterangan tertulis, Senin (14/11/2016).
Banjir di KM 37+500 Cikarang Timur ini sebelumnya juga terjadi pada 14 Februari 2016. Dampaknya sangat besar, kemacetan parah terjadi karena luapan air dari Delta Mas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Pengembang) belum menyelesaikan sodetan ke Kali Cibeet secara permanen maupun sementara (temporary), serta normalisasi Situ Rawa Binong," terangnya.
Padahal pengerjaaan sodetan Kali Cibeet dan normalisasi Situ Rawa Binong merupakan kesepakatan yang diambil Jasa Marga dengan PT Puradelta Lestari usai kejadian banjir pada 14 Februari.
Dwimawan menerangkan, dalam kesepakatan tersebut, pihak pengembang Delta Mas akan melakukan sejumlah langkah yakni: menambah kapasitas tampungan Situ Alamsari dari semula luasnya 4 Ha menjadi 9 Ha; membuat saluran permanen dari Situ Alamsari ke arah Sungai Cibeet di sisi timur Km 41 Jalan Tol Japek.
Kemudian, PT Puradelta Lestari akan membuat saluran sementara untuk mencegah naiknya air di situ Alamsari dan situ Rawa Binong dan terakhir normalisasi Situ Rawa Binong.
(fdn/fjp)











































