Informasi dari Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, pukul 23.00 WIB, banjir tersebut terjadi di Jalan Pagarsih, Jalan Pasirkaliki, Jalan Wastukancana, Jalan Lodaya, Jalan Pasirkoja, Jalan A. Yani, Jalan Sukagalih, Jalan Sudirman, Jalan Waringin (Pasar Andir), Jalan Laswi, Jalan Burangrang, Jalan Stasiun Timur, Jalan Kebon Jati, Stasiun Timur, Jalan Caringin, Jalan Otista, dan Jalan dr. Djundjunan, Jalan Kopo, Jalan Manado, Jalan Serayu, dan Rumah Sakit Cicendo.
"Banjir disebabkan beberapa sungai meluap seperti Sungai Citepus, Sungai Cibeureum dan Sungai Cikakak yang tidak mampu menampung aliran permukaan. Selain itu banjir juga disebabkan saluran drainase tidak mampu mengalirkan aliran permukaan. Tinggi banjir sekitar 30-60 cm dengan arus yang kencang seperti yang terjadi di Jalan Wastukancana," ujar Sutopo dalam siaran persnya kepada detikcom, Minggu (13/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga Minggu 22.00 Wib, banjir di Kota Bandung berangsur-angsur surut. Situasi banjir di Stasiun KA Bandung sudah mulai surut dan sudah stas
iun mulai bisa beroperasi kembali. Begitu juga dengan situasi keadaan RS Cicendo yang sekarang sudah dibersihkan dari genangan air dan sudah beroprasi kembali secara normal. Situasi jalan raya di sekitar titik banjir Kota Bandung sudah lancar kecuali di Jalan Otista karena masih dilakukan pembersihan pohon dan tiang listrik yang tumbang karena angin kencang.
BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Barat. Saat ini Pemkot Bandung belum membentuk BPBD sehingga penanganan bencana dilakukan oleh SKPD terkait. BPBD Provinsi Jawa Barat membantu penanganan darurat dan melakukan pemantauan di sekitar lokasi terdampak banjir. Kondisi masyarakat telah berjalan normal. (rvk/idh)










































