"Dia terakhir terlihat bersama teman cowok di pinggir rel di kawasan Menteng," kata Kanit Reskrim Polsek Setiabudi, Kompol Ali Yusron saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (12/11/2016).
Keduanya terlihat duduk di salah satu warung di kawasan tersebut sekitar pukul 21.00 WIB. Tak diketahui apa yang dibicarakan keduanya. Saksi juga tidak tahu menahu siapa pria yang tengah duduk bersama Mu itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, Mu berprofesi sebagai pekerja freelance di salah satu perusahaan swasta di Jakarta. Dia tinggal bersama suami dan anaknya yang masih balita di kawasan Mangga Dua, Jakarta Utara. Sementara kampung halamannya berada di Ngawi, Jawa Timur.
Peristiwa penemuan mayat Mu Ampiah ini awalnya dilaporkan oleh petugas keamanan TPU Menteng Pulo sekitar pukul 01.00 WIB pagi tadi. Dia ditemukan tergeletak dengan luka tusuk di bagian perut.
Di sampingnya juga ditemukan berbagai barang milik Mu seperti tas, ponsel, perhiasan dan sejumlah uang tunai. Sebilah golok lengkap dengan sarungnya juga tergeletak tak jauh dari lokasi Mu tersungkur. Sementara motor Satria FU milik Mu diduga dibawa kabur oleh pelaku.
(kff/imk)










































