Tak tanggung-tanggung, Fadel dicopot dari dua jabatannya sekaligus yakni sebagai Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Golkar. Santer disebut, Fadel dicopot dari jabatan strategis tersebut karena menolak mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai calon gubernur DKI.
Politikus muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia sangat menyayangkan sikap DPP di bawah kepemimpinan Setya Novanto jika alasan pencopotan Fadel hanya karena menolak Ahok. "Saya cukup menyayangkan apabila ada kader yang dipecat dengan alasan yang terkait dg Ahok," kata Doli melalui keterangan tertulisnya, Jumat (11/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Doli, dengan gerakan yang sudah melibatkan jutaan masyarakat dan menyebar di seluruh tanah air, memang sudah seharusnya Golkar meninjau kembali dukungannya terhadap Ahok.
"Saat ini, suara kader dan warga Golkar pun sudah begitu masif untuk menolak Ahok. Justru yang meminta Golkar untuk menarik dukungannya terhadap Ahok adalah kader-kader yang peka, aspiratif, serta cinta dan sayang terhadap Golkar," tegas Doli. (erd/van)











































