Kronologi Penembakan Airsoft Gun Pemotor ke Petugas Dishub di Mampang

Kronologi Penembakan Airsoft Gun Pemotor ke Petugas Dishub di Mampang

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 11 Nov 2016 15:27 WIB
Kronologi Penembakan Airsoft Gun Pemotor ke Petugas Dishub di Mampang
Kombes Awi/ Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Seorang petugas PTT Dishubtrans Jakarta Selatan, Andry Irwansyah ditodong airsoft gun oleh pengendara motor saat berjaga di perempatan Mampang Prapatan, Jaksel. Pelaku juga sempat menembakkan airsoft gun tersebut sebanyak 5 kali.

"Benar ada kejadian tersebut dan pelakunya masih kami selidiki untuk dilakukan pengejaran," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (11/11/2016).

Awi menambahkan, pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi terkait kejadian itu. Kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polsek Mampang Prapatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (9/11) sekitar pukul 19.00 WIB di dekat Halte Busway Mampang Prapatan, Mampang Prapatan, Jaksel. Berikut kronologi penembakan pelaku kepada anggota Dishubtrans Jaksel seperti yang disampaikan oleh Awi.

Rabu (9/11)

Pukul 19.00 WIB

Korban saat itu sedang bertugas sterilisasi jalur busway di lokasi. Korban kemudian melihat sepeda motor yang dikendarai pelaku menerobos busway.

Namun karena ada portal, pelaku berbalik arah dan mengambil jalur arteri. Saat tiba di dekat korban, pelaku mengeluarkan kata-kata kotor kepada korban.

Korban saat itu tidak menghiraukan ucapan pelaku, justru menepuk pundak pelaku sambil berkata 'sudah mas, saya juga capek jaga di sini, bukan mau saya juga jaga di sini'. Namun rupanya ucapan korban itu malah membuat pelaku tersinggung.

Tanpa diduga, pelaku langsung mengeluarkan senjata pendek airsoft gun jenis MP-654K warna hitam dan langsung mengarahkannya ke korban. Pelaku kemudian memaksa korban untuk membuka portal sambil berkata "buka ga, kalo ga dibuka, saya tembak kamu!"

Dalam waktu bersamaan, terdengan 5 kali letusan dari senjata tersebut. Karena merasa terancam, korban langsung menangkap pelaku hingga sepeda motor pelaku miring ke separator jalur busway.

Saat itu korban juga berhasil merampas senjata airsoft gun tersebut dan berhasil mengamankan pelaku. Namun karena kendaraan yang datang dari arah belakang korban sudah tidak sabar karena macet sambil membunyikan klakson, maka pelaku dilepaskan oleh korban.

Kamis (10/11)

Pukul 14.30 WIB

Korban melaporkan perbuatan pelaku ke Polsek Mampang Prapatan dan menyerahkan barang bukti airsoft gun pelaku berikut gelang akar bahar yang digunakan pelaku. Korban diantar ke rumah sakit untuk visum karena mengalami luka memar akibat tembakan peluru karet airsoft gun pelaku. (mei/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads