Massa Bonek mengawali aksi di depan Gedung Negara Grahadi, Jl Gubernur Suryo, kamis malam (10/11/2016). Setelah itu mereka bergerak menuju kantor PSSI Jawa Timur di Jl Kertajaya.
Konvoi massa Bonek ini mendapat pengawalan ketat oleh polisi. Massa Bonek juga secara bergelombang menuju ke pusat kota. Saat rombongan Bonek melintas di Jalan Raya Darmo, sempat diwarnai aksi pemblokiran jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Rois Jajeli/detikcom |
Konvoi lainnya di kawasan Wonokromo juga terjadi aksi anarkis. Sebuah mobil patroli lalu lintas yang di parkir di dekat pos polisi ini pecah jendela kanan dan beberapa bagian badannya penyok.
Demikian pula di jalur frontage Jalan A Yani sisi barat. Massa yang datangnya dari arah Bundaran Waru, sempat bergerombol di dekat SPBU Jalan A Yani.
Foto: Rois Jajeli/detikcom |
Dari keterangan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Iman Sumantri bahwa terjadi penjarahan warung makan. Karena sulit dikendalikan, polisi membubarkan kerumunan massa dengan tembakan gas air mata sebanyak tiga kali.
Kemudian, polisi menggiring massa kembali ke arah Bundaran Waru atau Sidoarjo dengan melawan arus. Akhirnya pada pukul 23. 20 WIB, situasi di Kota Surabaya sudah kembali kondusif. Massa Bonek sudah membubarkan diri. (roi/bag)











































Foto: Rois Jajeli/detikcom
Foto: Rois Jajeli/detikcom