Nama Kiai As'ad Dijadikan Nama Jalan dan Gedung Pusat Data di Situbondo

Nama Kiai As'ad Dijadikan Nama Jalan dan Gedung Pusat Data di Situbondo

Ghazali Dasuqi - detikNews
Kamis, 10 Nov 2016 18:16 WIB
Nama Kiai Asad Dijadikan Nama Jalan dan Gedung Pusat Data di Situbondo
Foto: Ghazali Dazuqi/detikcom
Situbondo - Sosok KH Raden As'ad Syamsul Arifin menjadi kebanggaan masyarakat Situbondo. Sejak beberapa waktu lalu, nama Kiai As'ad telah disematkan menjadi nama sebuah jalan dan kantor di Situbondo. Penyematan nama pengasuh kedua Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Situbondo, itu sebagai bentuk penghargaan pemkab Situbondo terhadap kiprah dan perjuangannya.

Bahkan Bupati Situbondo, H Dadang Wigiarto, berencana menyematkan nama KH Raden As'ad Syamsul Arifin di tempat-tempat lain.

"Kami masih mencari tempat-tempat lain, yang memungkinkan untuk diberi nama KHR As'ad Syamsul Arifin. Akan kita perkenalkan ke masyarakat, kalau Kiai As'ad bukan hanya milik Situbondo, tapi menjadi milik bangsa," kata Dadang di Pendopo Kabupaten, Kamis (10/11/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nama Kiai As'ad Dijadikan Nama Jalan dan Gedung Pusat Data di SitubondoFoto: Ghazali Dasuqi/detikcom

Terdapat dua fasilitas umum di Situbondo yang menyematkan nama besar KH Raden As'ad Syamsul Arifin. Di antaranya, nama KHR As'ad Syamsul Arifin ditetapkan menjadi nama jalan, tepat di depan Masjid Agung Al-Abror Situbondo atau sisi barat Alun-alun Situbondo. Nama jalan KHR As'ad Syamsul Arifin itu ditandai dengan papan nama jalan, yang terletak di jalan menikung dari arah jalan RA Kartini, di sisi selatan Masjid Agung.

Ruas jalan KHR As'ad Syamsul Arifin ini melintang dari selatan ke utara dengan panjang sekitar 200 meter, hingga persimpangan jalan A Yani. Selain dijadikan nama jalan, nama KHR As'ad Syamsul Arifin juga disematkan menjadi nama Gedung Pusat Data Pemkab Situbondo, di Jalan Seruji, Kelurahan Patokan, Situbondo.

Nama Kiai As'ad Dijadikan Nama Jalan dan Gedung Pusat Data di SitubondoFoto: M Rofiq/detikcom

"Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional terhadap Kiai As'ad ini sangat istimewa. Ini semua berkat karomah beliau sendiri, sebagai orang yang kita percaya punya pangkat wali Allah," sambung Dadang.

Menurut Dadang, penganugerahan gelar Pahlawan Nasional terhadap Kiai As'ad itu harus ditanggapi dengan baik. Di antaranya, dengan menjadikan Kiai As'ad sebagai teladan. (bdh/try)


Berita Terkait