Hidayat: Tidak Betul MPR Akan Jalan-Jalan ke Luar Negeri

Hidayat: Tidak Betul MPR Akan Jalan-Jalan ke Luar Negeri

- detikNews
Senin, 04 Apr 2005 16:16 WIB
Jakarta - MPR tidak akan melakukan sosialisasi hasil amandemen UUD 45 ke luar negeri selama tahun 2005. Sosialisasi hanya akan dilakukan ke daerah-daerah di Indonesia. Hal itu ditegaskan Ketua MPR Hidayat Nurwahid kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/4/2005). "Tidak betul MPR akan jalan-jalan ke luar negeri dengan Rp 22 miliar, itu bohong. Kita sudah putuskan tak ada sosialisasi ke luar negeri. Untuk tahun depan akan dibicarakan lagi," tandasnya. Diakui Hidayat, sosialisasi ke luar negeri memang diperlukan. Namun, sosialisasi akan dilakukan dengan cara memaksimalkan keberadaan dubes negera asing yang berada di Indonesa atau mengundang dubes Indonesia yang berada di luar negeri. "Program ini akan kami sosialisasikan dengan Deplu, jadi sifat MPR pasif. Kalaupun aktif hanya melalui siaran radio, televisi atau penyebaran bahan cetakan ke luar negeri, bukan dengan mengirim tim," ujarnya. Hidayat memastikan seluruh anggaran sebesar Rp 21 miliar per tahun akan diaudit agar memenuhi asas transparansi. MPR, lanjut Hidayat, tidak akan menghambur-hamburkan anggaran sosialisasi. Sosialisasi yang akan dilakukan tidak akan berbentuk indoktrinasi tetapi lebih seperti dialog. Narasumbernya adalah tim sosialisasi yang terdiri dari fraksi, anggota DPD dan anggota MPR lama (PAH I dan III) yang sejak dulu terlibat proses amandemen UUD 45. (rif/)


Berita Terkait