Para pimpinan pondok pesantren tersebut berkomitmen akan menerima apapun hasil proses hukum kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok. Asal, pemerintah serius dalam menangani kasus ini.
"Kami sampaikan pada Bapak Presiden, Insya Allah asalkan pemerintah serius tangani kasus ini, apapun keputusannya, hasilnya dari proses hukum yang sedang berjalan pada Basuki Tjahaja Purnama, Insya Allah kami benar-benar terima. Asal pemerintah benar-benar serius dalam tangani kasus itu," ujar kata pimpinan Pondok Pesantren At Tarbiyah, Karawang, Ahmad Rukhiyat usai bertemu Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (10/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
pimpinan Pondok Pesantren At Tarbiyah, Karawang, Ahmad Rukhiyat (Foto: Ray Jordan/detikcom) |
Ahmad mengatakan pertemuan berlangsung santai sehingga para pimpinan pondok pesantren leluasa menyampaikan uneg-unegnya. Ahmad juga mengatakan para pimpinan pondok pesantren yang hadir akan menyampaikan hasil pertemuan dengan Jokowi ini kepada para santri.
"Betul, kita sampaikan. Kita sudah sepakat. kita sampaikan semua. Tadi kita semua diberi kesempatan bicara pada Presiden. Ini yang kami apresiasi pada Presiden kita. Kita bicara bebas, tidak formal, semua informal, santai dan kami keluarkan uneg-uneg apa saja," katanya.
"Terutama tentang kasus Basuki Tjahaja Purnama," tambahnya.
Ahmad juga mengatakan dalam pertemuan itu Jokowi sendiri yang langsung mencatat masukan-masukan yang diberikan. Termasuk masukan agar Jokowi menyambangi para habib.
"Termasuk nanti saya sampaikan agar Presiden sambangi habib. Insya Allah, tanggapan Presiden iya. Dia menulis sendiri. Insya Allah akan diagendakan," katanya. (jor/dhn)












































pimpinan Pondok Pesantren At Tarbiyah, Karawang, Ahmad Rukhiyat (Foto: Ray Jordan/detikcom)