"Masyarakat Indonesia dari awal sudah khawatir dengan beliau terpilih karena pandangan politiknya, bukan karena partainya. Mudah-mudahan tidak seperti yang ditakutkan oleh mayoritas bangsa Indonesia," kata Akom di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/11/2016).
Termasuk soal ekonomi, lanjut Akom, kebijakan proteksionisme yang mungkin diterapkan Trump bisa berdampak pada negara-negara lain. Tidak hanya Indonesia, tapi juga negara-negara lain di belahan dunia seperti China dan Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah benar hanya akan memikirkan Amerika saja? Sedangkan Amerika negara paling berkuasa di dunia. Nanti akan merugikan Amerika juga dan itu disadari Trump," sambung dia.
Berdasarkan penghitungan yang dilansir media ternama Washington Post, Rabu (9/11/2016), Trump telah meraih 276 electoral vote, meninggalkan rivalnya, Hillary Clinton yang meraih 218 electoral vote. Dengan perolehan ini berarti Trump telah melampaui ketentuan 270 electoral vote yang harus direbutnya untuk memenangkan pilpres. (wsn/imk)











































