Agus Yudhoyono: Warga Pondok Labu Minta Pengerukan Kali Agar Tak Banjir

Dinamika Pilgub DKI

Agus Yudhoyono: Warga Pondok Labu Minta Pengerukan Kali Agar Tak Banjir

Haris Fadhil - detikNews
Kamis, 10 Nov 2016 14:35 WIB
Agus Yudhoyono: Warga Pondok Labu Minta Pengerukan Kali Agar Tak Banjir
Foto: Haris Fadhil/detikcom
Jakarta - Masalah banjir yang berulang di Pondok Labu, Jakarta Selatan menjadi salah satu fokus pembahasan calon gubernur DKI Jakarta Agus Yudhoyono dengan warga. Ada beberapa hal yang dicatat Agus untuk mencegah banjir terus terjadi.

"Saya hari ini ke Pondok Labu, dan bertatap muka langsung degan masyarakat. Saya catat, pertama ada banjir, bahkan tadi malam masih cukup tinggi. Ternyata selama ini belum pernah dilakukan pengerukan," kata Agus di Pondok Labu, Jakarta Selatan, Kamis (10/11/2016).

Pengerukan kali menjadi aspirasi warga yang dicatat Agus. Selain itu, ada pula masukan terkait saluran air.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi, harapan masyarakat segera dilakukan pengerukan dan penurapan hingga bisa lebih menjamin lingkungan di sini tidak kena banjir. Saluran air harus diperbaiki dan diperlebar, supaya aman dari banjir," ucap cagub yang diusung 4 partai politik ini.

Penanganan banjir tidak bisa hanya lewat pembangunan infrastruktur. Agus juga meminta warga aktif menjaga lingkungannya sendiri.

"Saya sudah sampaikan ke masyarakat agar peduli dengan lingkungannya. Yang membuat sehat, tertib dan bebas dari banjir adalah masyarakat sendiri. Masalah Sampah itu harus disiplin, tetapi bukan sampah itu tidak dikelola. Harus ada manajemen yang baik pula, saya ingin terus mengedukasi masyarakat agar memahami pengolahan sampah lingkungan rumah tangga," ujar Agus.

Dia juga menampung keluhan dari ibu-ibu PKK tentang alat kesehatan di Posyandu. Ternyata, alat kesehatan yang mereka miliki selama ini adalah hasil swadaya.

"Oleh karena itu posyandu yang sederhana ini harus dilengkapi dengn alat kesehatan yang juga memadai. Terakhir tadi ingin sekali PKK itu diberdayakan untuk meningkatkan kesejahteraan terutama perempuan dan anak," tutupnya. (imk/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini