Sehari Sayembara Rp 2 Juta Digelar, Bupati Dedi Terima 10 Laporan Orang Gila

Sehari Sayembara Rp 2 Juta Digelar, Bupati Dedi Terima 10 Laporan Orang Gila

Tri Ispranoto - detikNews
Kamis, 10 Nov 2016 14:10 WIB
Sehari Sayembara Rp 2 Juta Digelar, Bupati Dedi Terima 10 Laporan Orang Gila
Foto: Tri Ispranoto
Purwakarta - Baru sehari digelar sayembara, Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, telah menerima sedikitnya 10 laporan kasus pasien pengidap gangguan jiwa dari keluarga maupun warga.

Sebelumnya Bupati Dedi menggelar sayembara agar warga mau pun aparatur RT, RW, dan Kepala Desa menyerahkan orang gila pada Pemkab Purwakarta untuk disembuhkan sejak Kamis 9 November 2016 kemarin. Bagi warga yang menyerahkan dan siap mendampingi penderita gangguan kejiwaan hingga sembuh akan diganjar Rp 2 juta.
Ada 10 laporan tentang pasien gangguan kejiwaan yang diterima Pemkab Purwakarta.Foto: Tri Ispranoto
Ada 10 laporan tentang pasien gangguan kejiwaan yang diterima Pemkab Purwakarta.


"Kasus orang gila atau kelainan kejiwaan ini sering kali problemnya penanganan di rumah. Keluarga cenderung tertutup sehingga muncul yang dikerangkeng, sampai ada juga yang dipasung. Makanya muncul sayembara ini," jelas Dedi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pasca sayembara, sedikitnya ada 10 orang kelainan jiwa yang hari ini diserahkan pada Pemkab Purwakarta. Mereka terdiri dari beberapa desa seperti Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani dan Desa Tegaldatar, Kecamatan Maniis.

Saat ini, kata Dedi, pihaknya sudah melakukan nota kesepahaman dengan Yayasan Mentari Hati, Kota Tasikmalaya, yang nantinya akan menjadi rujukan para penderita gangguan jiwa selain pengobatan medis di RSJ Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

"Nantinya para pasien itu akan kita pilah bisa ke Cisarua atau ke Tasikmalaya. Karena kalau semua ke Cisarua biayanya cukup besar sampai Rp 1,7 miliar, belum lagi pakai obat. Kalau di Tasikmalaya itu metodenya psikologi alam tanpa obat," tuturnya.

Khusus Yayasan Mentari Hati, Pemkab Purwakarta akan memfasilitasi seperti rumah tinggal, pangan, areal sawah dan kebun seluas lima hektar, dan hewan ternak. Hal tersebut nantinya akan dipergunakan sebagai sarana pengobatan yang tidak hanya digunakan bagi pasien Purwakarta melainkan yang lain pun bisa mempergunakannya.


Sebagai penunjang PemkabPurwakarta pun menyiapkan beberapa ambulan khusus yang bertugas untuk menjemput dan mengantarkan pasien gangguan jiwa dari rumahnya menuju tempat tujuan baik
Bupati Dedi juga menyiagakan ambulans yang khusus mengantarkan pasien gangguan jiwa ke RSJ Cisaruan atau Yayasan Mentari Hati.Foto: Tri Ispranoto
Bupati Dedi juga menyiagakan ambulans yang khusus mengantarkan pasien gangguan jiwa ke RSJ Cisaruan atau Yayasan Mentari Hati.


"Bagi masyarakat yang memiliki keluarga atau mengetahui info orang gangguan jiwa silahkan hubungi aparat setempat atau langsung ke SMS Center," imbau Dedi. (aan/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads