Saat itu Sylviana sedang mengisi pengajian Majelis Taklim Assolihin di Jalan BCS 69 Masjid Ar-Rahman RT 01 RW 06, Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara Kamis (10/11/2016). Dia kemudian memanggil petugas Panwascam yang sempat berdebat dengannya saat tiba di lokasi.
"Ibu cantik yang ada 2 di depan, namanya Ibu Rini dan Ibu Jamilah, mohon Ibu Rini dan Ibu Jamilah sini. Kan ini perempuan-perempuan sahabat saya, yang harus membantu saya untuk tetap di jalur yang benar," kata Sylviana mengawali sambutannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom |
Kepada peserta majelis taklim, Sylviana menegaskan dirinya hadir hanya untuk mengikuti pengajian sahabatnya. Agar tidak terjadi salah paham, dia memanggil petugas tersebut untuk masuk ke dalam ruangan.
"Karena ini sedang melaksanakan tugas, sedang memantau saya apakah hari ini saya kampanye apa nggak ya. Daripada di belakang kan saya lebih baik bersama-sama di sini. Saya ini orangnya terbuka, jangan pernah melarang saya untuk hal-hal yang saya tahu betul aturannya," ujar Sylvi lagi.
Perdebatan antara Sylvi dan petugas Panwascam, disebut Sylvi sebagai momentum yang menjadikannya bersahabat dengan petugas itu.
"Alhamdulillah, kalau enggak begini kita enggak kenal, kalau enggak kenal enggak sayang, kalau enggak sayang suu'dzon (buruk sangka) gitu ya. Kalau gini kan kita jadi berkarib, bersahabat," ujarnya lagi.
Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom |
Usai memberi materi, Sylvi mengaku tidak mempermasalahkan petugas tersebut. Dia juga sempat bersalaman, cipika-cipiki dan berpelukan dengan petugas Panwascam yang menanyakan maksud kehadirannya.
"Enggak lah (tidak ada masalah), mereka sahabat-sahabat saya kok. Enggak ada masalah, santai semuanya," tegasnya lagi.
Kehadiran Sylviana sebelumnya sempat menjadi perdebatan antara Panwascam dengan Tim Sukses (Timses) Agus-Sylvi. Mereka mempertanyakan kehadiran Cawagub nomor urut 1 itu yang tanpa surat pemberitahuan. Timses menjelaskan bahwa kehadiran Sylviana untuk menghadiri undangan ibu-ibu majelis taklim tersebut. Namun pengawas pemilu mempertanyakan kehadiran yang tanpa pemberitahuan berserta anggota tim sukses yang memakai atribut kampanye
(imk/imk)











































Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom
Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom