Tjipto Sindir Anggota MPR 'Jalan-jalan' Berongkos Rp 22 M

Tjipto Sindir Anggota MPR 'Jalan-jalan' Berongkos Rp 22 M

- detikNews
Senin, 04 Apr 2005 14:56 WIB
Yogyakarta - Anggota DPR dari FPDIP Sutjipto menyindir rencana sejumlah anggota MPR yang akan melanglang di dalam dan luar negeri yang menelan ongkos Rp 22 miliar, dengan dalih sosialisasi UUD '45 hasil amandemen."Soal itu tanyakan saja kepada beliaunya saja, karena Pak Ketuanya (Ketua MPR Hidayat Nurwahid-red) kan selalu mempromosikan penghematan dan kesedehanaan hidup, jadi tanyakan saja kepada Ketua MPR saja. Jangan kepada saya," kata Sutjipto menjawab pertanyaan wartawan seusai mengadakan kunjungan kerja ke kantor Gubernur DIY di Kepatihan Jl Malioboro Yogyakarta, Senin (4/4/2005).Ketika didesak apakah pantas anggota MPR melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, mengingat banyaknya bencana di Tanah Air dan ongkos yang begitu besar, Tjipto lagi-lagi enggan berkomentar. "Enggak, saya tidak akan komentar. Saya tidak mengomentari. Tanyakan saja kepada ketuanya saja," kilah dia sekali lagi.Ia hanya mengatakan, dengan komentar dirinya seperti itu, wartawan seharusnya sudah tahu dan menangkap maknanya. "Artinya dengan komentar saya tadi itu sudah bisa ditangkap. Itu kan gaya bahasa cara Yogya. Saya kan sekarang ini baru di Yogya," katanya sambil tersenyum.Seperti diketahui, pada Jumat (1/4/2005) lalu Presiden dan pimpinan MPR sepakat untuk melakukan sosialisasi UUD 1945 yang telah diamandemen berulang kali. Banyak kalangan menilai, sosialisasi itu sudah ketinggalan, mengingat hasil amandemen sudah dilaksanakan jauh hari. Misalnya saja pilpres dan juga sistem bikameral yang menghasilkan DPD dan DPR.Namun Jumat lalu Presiden mendukung proses sosialisasi itu dan segera mengeluarkan Inpres soal itu. Hidayat menyatakan sosialisasi itu diperlukan karena masih banyak anggota masyarakat yang belum tahu soal amandemen UUD 45. Sosialisasi itu butuh dana hingga Rp 22 miliar. (nrl/)


Berita Terkait