"Kepulauan Seribu saat ini masih belum maju bersama. Padahal hanya beberapa jam dari pusat pemerintahan," kata Anies dalam sambutannya saat acara di Posko Pemenangan Anies-Sandi, Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/11/2016).
Anies memaparkan bahwa hanya ada 1 apoteker dan 2 dokter gigi di Kepulauan Seribu. Pada tahun 2015, hanya ada 30 orang bidan serta rumah sakit cuma berkapasitas 17 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Program yang disiapkan untuk hal tersebut adalah kita harus fokus pada kualitas manusianya. Terutama untuk pariwisata dan kelautan. Kita akan lakukan pembagunan konservasi ekologi dan pembangunan resort apung ramah lingkungan," paparnya.
Anies berjanji akan memperhatikan 2 sektor utama, yaitu pariwisata dan perikanan. Dia menuturkan bahwa keluhan nelayan di Kepulauan Seribu adalah harga solar yang mahal.
"Kami akan memperhatikan ini. Kami akan bicarakan dengan pemerintah pusat dan pihak terkait untuk masalah distribusi dan harga BBM di Kepulauan Seribu. Kami berencana, setelah 5 tahun nantinya kepulauan Seribu juga maju bersama dengan wilayah lain di DKI Jakarta", jelasnya.
Foto: Haris Fadhil/detikcom |
Selanjutnya, Sandiaga juga menambahkan janji pembangunan ekonomi di Kepulauan Seribu. Dia menuturkan bahwa sejak 2011 hingga 2015, hanya ada 56 rumah makan dan 8 resort. Jumlah wisatawan 17 ribu dan laju perekonomian menurun.
"Ini merupakan kondisi yang sangat memprihatinkan dan harus segera diperbaiki," ucap Sandiaga.
Di acara ini, Anies dan Sandiaga juga menerima masukan dari warga Kepulauan Seribu. Mereka lalu potong tumpeng bersama.
(imk/imk)












































Foto: Haris Fadhil/detikcom