Datangi Kantor Pajak, Ahmad Dhani : Bukan Pemeriksaan, Bahas Pajak Artis

Datangi Kantor Pajak, Ahmad Dhani : Bukan Pemeriksaan, Bahas Pajak Artis

Muhamad Idris - detikNews
Rabu, 09 Nov 2016 14:17 WIB
Datangi Kantor Pajak, Ahmad Dhani : Bukan Pemeriksaan, Bahas Pajak Artis
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Musisi yang kini maju sebagai cawabup Bekasi hari ini mendatangi kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Ahmad Dhani menegaskan dirinya tidak diperiksa dalam kasus pajak.

"Kalu ada yang berpikir ini ada kaitannya dengan sebuah pemeriksaan pajak kalian salah besar. Karena saya adalah calon wakil bupati, semua calon itu harus sudah selesai pajaknya, kalau nggak, nggak dapat nomor. Begitu," kata Ahmad Dhani usai pertemuan di kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (9/11/2016).

"Karena semua, boleh tanya di KPUD, semua calon bupati dan wakil bupati pasti sudah beres urusan pajak, termasuk tax amnesty. Saya juga ikut tax amnesty, salah satu syarat di KPUD yaitu tax clearance, jadi tax amnesty harus sudah selesai semua. Kalau ada masalah pajak saya nggak akan lolos sebagai calon," sambung suami Mulan Jameela ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ahmad Dhani kemudian mengungkap isi pertemuan dengan DJP. Pertama soal rencana DJP mengumumkan sepuluh artis dengan pajak tertinggi.

"Yah tadi mau (izin) rilis daftar artis yang paling banyak, bersedia apa nggak? Ya saya nggak bersedia. Saya saya nggak usah dicantumkan, nanti dipikir saya kaya," katanya.

"Ya kaya Rafi (ahmad), 10 nama saya tahu semua," kata Ahmad Dhani menyebut salah satu nama artis selain dirinya yang masuh daftar 10 pembayar pajak tertinggi.

Ia lantas mengungkap obrolan di dalam kantor DJP itu. Salah satunya DJP meminta kerjasama bagaimana meningkatkan pajak dari kalangan artis.

"Karena kan pajak maupun PPATK dan lainnya kan nggak tahu sumber dana artis dari mana, saya termasuk yang ditanya dari mana itu, dari royalti saya jelaskan dan lainnya," kata Ahmad Dhani.

"Ya jelasin pendapatan dari mana. Usulkan tadi salah satunya saya usulkan, Event Organizer (EO) harus bekerjasama dengan kantor pajak, jadi kalau EO tidak kerjasama dengan kantor pajak secara hukum ilegal," imbuhnya.
Selama ini banyak artis yang tidak tahu siapa yang harus membayar pajak. "Ya nanti yang bayar pajak harus ikut EO, karena selama ini kan artis nggak tahu siapa yang bayar pajak, artisnya atau EO nya. Salah satu usulan kita seperti itu," kata Ahmad Dhani.

Ia juga mengusulkan EO harus berbadan usaha resmi yang terkait kantor pajak. Sehingga pembayaran pajak langsung ke kantor pajak.

"Kan banyak artis yang show-show nggak bayar pajak," ungkapnya.
"Jadi banyak artis yang tingkat kepatuhan bayar pajaknya rendah?" tanya wartawan.
"Banyak, banyak. Banyak artis yang sudah diperiksa. Kalau Ahmad Dhani nggak mungkin diperiksa. Karena calon wakil bupati. Itu persyaratan lengkapnya itu, kalau nggak memenuhi syarat tax amnesty dan lain-lain, ya tidak lolos. Itu boleh dikonfirmasikan ke KPUD," jawabnya. (van/try)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini