Wali Kota Cilegon di Rakercabsus PDIP: Silakan Bersaing Sehat, Rebut Hati Rakyat

Pilgub Banten 2017

Wali Kota Cilegon di Rakercabsus PDIP: Silakan Bersaing Sehat, Rebut Hati Rakyat

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 08 Nov 2016 18:29 WIB
Wali Kota Cilegon di Rakercabsus PDIP: Silakan Bersaing Sehat, Rebut Hati Rakyat
Foto: Bahtiar Rivai/detikcom
Cilegon - Politikus partai Golkar yang juga Wali Kota Cilegon Tb Iman Ariyadi menghadiri acara Rakercabsus PDIP bersama cagub Banten nomor urut 2 Rano Karno di Pilkada Banten 2017. Apakah dia akan mendukung Rano?

Iman Ariyadi mengaku kapasitas kedatangan dirinya merupakan atas undangan panitia Rakercabsus dan sebagai pembina partai politik di Kota Cilegon untuk menjaga kondusifitas Pilkada. Ia mengaku ingin memastikan proses demokrasi pemilihan berjalan dengan baik tanpa ada gesekan perpecahan.

"Kapasitas saya sebagai kepala daerah dan kapasitasnya sebagai pembina parpol. Makanya saya pakai baju pemerintah daerah menunjukkan bahwa saya sebagai pembina. Waktu pak Surya (Paloh) kan saya hadir, jadi semuanya saya hadiri," kata Iman Ariyadi kepada wartawan usai menghadiri Rakercabsus PDIP di Cilegon, Selasa (8/11/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski menghadiri acara PDIP dan bersama calon gubernur berbeda yang diusung oleh partai Golkar, Iman mengaku harus mengamankan keputusan partai. Sikap kedatangannya ke acara PDIP bersama calon gubernur Rano adalah untuk mengurangi ketegangan-ketegangan yang bisa saja muncul akibat Pilkada. Rano diusung PDIP, sedangkan Golkar mendukung pasangan Wahidin-Andika.

Harus diakui, menurut Iman Aryadi, sampai saat ini memang belum muncul ketegangan antar pendukung calon gubernur di daerah Cilegon. Namun, sebagai kepala daerah menurutnya ia mesti hadir di setiap acara partai politik di kota yang ia pimpin.

"Sebagai kepala daerah harus ambil inisiatif, khususnya saya di Cilegon agar menjaga kondusifitas. Semua partai silakan bekerja merebut hati rakyat," kata Iman menambahkan.

Iman mengajak setiap pasangan calon yang maju di Pilkada nanti berkompetisi secara damai dan sehat. Ia meminta jangan sampai ada masyarakat yang dirugikan di Pilkada nanti. Soal pilihan, menurutnya itu adalah kedaulatan yang ada di tangan masyarakat. Yang terpenting, setelah pagelaran Pilkada siapapun pemenangnya harus pararel dengan kesejahteraan masyarakat. (bri/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini