Telepon 2 Kadis DKI Saat Blusukan, Sylviana: Saya Tak Beri Instruksi

Dinamika Pilgub DKI

Telepon 2 Kadis DKI Saat Blusukan, Sylviana: Saya Tak Beri Instruksi

Nathania Riris Michico - detikNews
Selasa, 08 Nov 2016 18:11 WIB
Telepon 2 Kadis DKI Saat Blusukan, Sylviana: Saya Tak Beri Instruksi
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Saat meninjau Pasar Poncol, calon wakil gubernur Jakarta Sylviana Murni menelepon dua kepala dinas Pemerintah Provinsi DKI untuk membenahi kondisi di Pasar Poncol. Sylviana yang merupakan mantan PNS DKI ini menganggap dirinya sekarang adalah warga biasa sehingga tidak masalah apabila menghubungi para kadis yang adalah eks mitra kerjanya.

"Ya saya kan warga biasa sekarang ya, sebagai warga saya punya keinginan apalagi saya tahu gitu ya bahwa beliau adalah mitra kerja kami dulu bahwa ini kira-kira bagaimana, kan sebagai mitra kerja dan sebagai pelayan masyarakat kan mestinya pro aktif, action," kata Sylviana usai mengisi acara di Hotel Sannu, Pluit, Jakarta Utara, Selasa (8/11/2016).

Baca Juga: Cek Kondisi Sungai Dekat Pasar Poncol, Sylviana Telepon Kadis Tata Air

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eks deputi gubernur itu juga beranggapan agar justru masyarakat berterima kasih pada dirinya karena bisa menyampaikan aspirasi langsung ke pihak yang berwenang membenahi air dan kebersihan di Pasar Poncol, yang kebetulan adalah mitra kerjanya selama bekerja di Pemprov DKI.

"Ya terima kasih mestinya ya sama saya sebagai warga masyarakat yang menyampaikan, ya mudah-mudahan niat saya baik," ujar Sylviana.

"Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri keinginan masyarakat supaya pasar ini tertata kemudian saya tahu siapa yang mestinya menata ini sampah, siapa yang menata ini kali, ini mitra kerja saya semua dan mereka rata-rata baik-baik dan saya pikir ini wajar-wajar saya," lanjut Sylviana.

Baca Juga: Sylviana Juga Telepon Kadis Kebersihan DKI Soal Sampah di Pasar Poncol

Terkait pernyataan Plt Gubernur DKI Sumarsono yang menilai hal tersebut seharusnya tidak boleh dilakukan karena dirinya tak lagi berwenang memerintah pejabat pemprov DKI, Sylviana menampik hal tersebut. Dia mengaku menyampaikan hal tersebut sebagai warga biasa kepada pelayan masyarakat.

"Saya tidak pernah memberikan instruksi ya apalagi kalimat-kalimat saya 'tolong ya' gitu kan artinya kalimat saya menunjukkan bahwa saya adalah warga biasa, warga biasa yang melihat sesuatu dan sebagai seorang warga menyampaikan ke pelayan masyarakatnya kan wajar ya nah gitu," terangnya.

Baca Juga: Sylviana Telepon 2 Kadis DKI saat Blusukan, Plt Gubernur: Tak Perlu Ditaati

Bila memang menyalahi aturan, Sylviana meminta maaf meski tetap kekeuh tidak melakukan kesalahan apapun. "Kalau iya Insya Allah saya menyampaikan mohon maaf tapi saya tidak melakukan sesuatu yang salah," tutupnya. (nth/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini