"Ya saya kan warga biasa sekarang ya, sebagai warga saya punya keinginan apalagi saya tahu gitu ya bahwa beliau adalah mitra kerja kami dulu bahwa ini kira-kira bagaimana, kan sebagai mitra kerja dan sebagai pelayan masyarakat kan mestinya pro aktif, action," kata Sylviana usai mengisi acara di Hotel Sannu, Pluit, Jakarta Utara, Selasa (8/11/2016).
Baca Juga: Cek Kondisi Sungai Dekat Pasar Poncol, Sylviana Telepon Kadis Tata Air
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya terima kasih mestinya ya sama saya sebagai warga masyarakat yang menyampaikan, ya mudah-mudahan niat saya baik," ujar Sylviana.
"Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri keinginan masyarakat supaya pasar ini tertata kemudian saya tahu siapa yang mestinya menata ini sampah, siapa yang menata ini kali, ini mitra kerja saya semua dan mereka rata-rata baik-baik dan saya pikir ini wajar-wajar saya," lanjut Sylviana.
Baca Juga: Sylviana Juga Telepon Kadis Kebersihan DKI Soal Sampah di Pasar Poncol
Terkait pernyataan Plt Gubernur DKI Sumarsono yang menilai hal tersebut seharusnya tidak boleh dilakukan karena dirinya tak lagi berwenang memerintah pejabat pemprov DKI, Sylviana menampik hal tersebut. Dia mengaku menyampaikan hal tersebut sebagai warga biasa kepada pelayan masyarakat.
"Saya tidak pernah memberikan instruksi ya apalagi kalimat-kalimat saya 'tolong ya' gitu kan artinya kalimat saya menunjukkan bahwa saya adalah warga biasa, warga biasa yang melihat sesuatu dan sebagai seorang warga menyampaikan ke pelayan masyarakatnya kan wajar ya nah gitu," terangnya.
Baca Juga: Sylviana Telepon 2 Kadis DKI saat Blusukan, Plt Gubernur: Tak Perlu Ditaati
Bila memang menyalahi aturan, Sylviana meminta maaf meski tetap kekeuh tidak melakukan kesalahan apapun. "Kalau iya Insya Allah saya menyampaikan mohon maaf tapi saya tidak melakukan sesuatu yang salah," tutupnya. (nth/imk)










































