Sebagai bentuk dukungannya, Ibas yang tengah melakukan reses di Trenggalek, Selasa (08/11/2016) menyempatkan diri mengadopsi satu pohon untuk di tanam kawasan hutan kota.
"Ini adalah program yang sangat bagus sekali, dengan adopsi pohon kita bisa turut serta dalam upaya penyelamatan lingkungan," kata anggota Komisi X DPR RI ini.
Menurutnya, kawasan hutan kota bisa menjadi salah satu bukti kesuksesan upaya penyelamatan lingkungan, dengan melibatkan beberapa instansi sekaligus, mulai dari Perhutani, dinas pertanian, kehutanan dan perkebunan serta komunitas pecinta lingkungan.
Putra bungsu Presiden SBY ini menjelaskan, pembangunan sebuah kota tidak boleh melupakan aspek kelestarian lingkungan. Sehingga kawasan kota tetap menjadi bersih dan tidak dipenuhi oleh polusi.
"Mari kita rawat hutan kota ini dan mari menanam. Apabila setiap kelahiran menanam satu pohon Isya Allah bangsa kita lebih hijau memiliki manfaat yang besar terhadap kehidupan.
Ibas juga memberikan apresiasinya terhadap pengelolaan hutan kota menjadi laboratorium lingkungan. Karena selain aneka tumbuh-tumbuhan, kawasan tersebut juga menjadi pusat konservasi aneka satwa, seperti rusa, burung merak dan aneka hewan lain.
Pengelola Hutan Kota Trenggalek, Tony Widianto, mengatakan, saat ini pihaknya terus berupaya melakukan pengembangan dengan menambah berbagai fasilitas untuk menarik daya tarik warga.
"Terimakasih kepada mas Ibas, yang sudah memberikan bantuan tiga unit permainan untuk anak-anak, kami yakin ini akan bermanfaat," katanya.
Hal senada diungkapkan Ketua Komunitas Hutan Kota (Kompi Huko) Trenggalek, Ganif Tanto Adi. Menurutnya, aneka permainan untuk anak-anak menjadi kebutuhan penting di hutan kota, karena saat ini fasilitas tersebut masih sangat minim.
"Ini nanti pasti akan menjadikan hutan kota lebih ramai," ujarnya.
Pihaknya berharap, gerakan pelestarian lingkungan yang dilakukan lintas instansi ini akan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi seluruh warga Trenggalek.
Halaman 2 dari 2











































