Demo 4 November yang awalnya berlangsung damai mendadak ricuh selepas Isya. Massa beratribut Himpunan Mahasiswa Islam terlibat adu dorong dengan aparat kepolisian. Aparat kemudian melepaskan tembakan gas air mata untuk memukul mundur demonstran.
Tembakan gas air mata tak membuat massa mengendur. Dua kendaraan operasional polisi dibakar massa. Menjelang sepertiga malam pertama aparat berhasil mengendalikan situasi di Istana Negara. Massa bergeser ke gedung MPR/DPR di jalan Gatot Subroto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Telah disampaikan bahwa proses hukum terhadap saudara Basuki Tjahaja Purnama akan dilakukan secara tegas, cepat dan transparan," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Sabtu (5/11/2016) dini hari.
Foto: Bagus Prihantoro/detikcom |
Tiga hari kemudian, Presiden Jokowi kembali mengulang sikapnya terkait kasus Ahok. Kali ini selain berjanji bahwa pengusutan kasus akan berlangsung tegas dan transparan, Jokowi juga menekankan tak akan melindungi Ahok.
"Bahwa proses hukum terhadap saudara Basuki Tjahaja Purnama dilakukan dengan tegas dan transparan dan juga saya tekankan bahwa saya tidak akan melindungi saudara Basuki Tjahaja Purnama karena sudah masuk proses hukum," kata Jokowi di gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2016).
Foto: Agung Pambudhy |
Sebelumnya pada Selasa (1/11/2016) atau tiga hari sebelum demo 4 November, Jokowi juga menegaskan tak akan melindungi Ahok. Hal itu dikatakan Jokowi usai menerima pimpinan Majelis Ulama Indonesia, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama di Istana Negara.
"Sebagai Presiden saya tidak akan melakukan intervensi apapun terhadap proses hukum, kalau tidak berjalan dengan baik baru saya turun tangan. Saya tidak melindungi Ahok, saya bertemu dengan Ahok dalam kaitan Sebagai Presiden dan gubernur saja," ucap ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar mengutip ucapan Presiden usai bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/11/2016). Dahnil mewakili Muhammadiyah. (erd/erd)











































Foto: Bagus Prihantoro/detikcom
Foto: Agung Pambudhy