Ayah Ajak 2 Anak Bunuh Diri, David Tinggalkan Catatan untuk Istri

Ayah Ajak 2 Anak Bunuh Diri, David Tinggalkan Catatan untuk Istri

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 08 Nov 2016 11:45 WIB
Ayah Ajak 2 Anak Bunuh Diri, David Tinggalkan Catatan untuk Istri
Foto: Angling Aditya/detikcom
Semarang - Ayah yang mengajak dua anaknya bunuh diri di Semarang meninggalkan catatan di dalam buku yang mengungkapkan curahan hatinya. Dari catatan enam halaman tersebut, diduga ayah bernama David Nugroho (30) itu depresi karena istrinya, Dian Kumaladewi, yang sudah tidak pulang selama dua minggu.

Dalam catatan itu tertulis perasaan David yang kecewa dengan perbuatan istri serta beberapa orang lainnya. Ia mengungkapkan segala unek-unek termasuk alasan mengajak dua buah hatinya bunuh diri dengan menenggak cairan pembasmi serangga.

David depresi dan beranggapan istrinya tidak akan mampu mengurus dua anaknya sedangkan David juga tidak mau merepotkan kedua orang tuanya jika ia meninggal sendiri. Selain itu David juga mengungkapkan kalau ia masih mencintai Dian namun tidak terima dengan apa yang menimpanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tak tepati janji lan sumpahku. Tak gowo roso cinta lan sayangku tekan mati lan tekan akherat. Anak-anak sing ngancani (Aku tepati janji dan sumpahku. Aku bawa rasa cinta dan sayangku sampai mati dan sampai akhirat. Anak-anak yang menemani)," kata David dalam catatan itu.

Kapolsek Candisari, Iptu Dhayita Daneswari mengatakan catatan itu ditinggal di dalam kamar saat tiga korban ditemukan warga. Intinya memang masalah keluarga yang menyebabkan David depresi.

"Sementara penyebabnya soal masalah keluarga dari lelakinya kecewa terhadap istrinya," kata Dhayita di rumah duka, Jomblang Perbalan RT 07 RW 02, Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (8/11/2016).

David dan dua anaknya yaitu Junior Ronald Nugroho (3) dan Aura Safya Nugroho (7) ditemukan tergeletak di atas kasur oleh warga dan ibu David, Fatmaya setelah mendobrak pintu kamar sekira pukul 03.30 WIB.

"Waktu masuk ketiganya tergeletak di kasur, masih hidup, mulutnya mengeluarkan cairan. Di sebelah kasur ada botol obat nyamuk," kata ketua RT setempat, Siswanto.

Tiga korban dibawa warga ke RS Roemani Semarang, namun sayangnya nyawa Aura tidak bisa diselamatkan. Sementara itu David dan Junior hingga kini masih dirawat sedangkan jenazah Aura dibawa ke RS dr Kariadi Semarang untuk rencananya dilakukan autopsi.

Dhayita menambahkan, hingga kini David belum bisa dimintai keterangan karena kondisinya masih lemas. Dugaan sementara memang David sengaja meminumkan cairan pembasmi serangga itu kepada anak-anaknya.

"Ya kemungkinan besar memang diminumkan ayahnya karena di dalam kamar tertutup hanya ada sang ayah dan dua anaknya. Untuk jelasnya kita menunggu dia (David) bisa dimintai keterangan. Dari informasi, istrinya sudah menjenguk di rumah sakit," pungkas Dhayita.
Halaman 2 dari 2
(alg/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini