Kabareskrim Sebut Polri Masih Selidiki Aktor Politik Tunggangi 4 November

Kabareskrim Sebut Polri Masih Selidiki Aktor Politik Tunggangi 4 November

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Selasa, 08 Nov 2016 11:14 WIB
Kabareskrim Sebut Polri Masih Selidiki Aktor Politik Tunggangi 4 November
Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto/tengah (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta - Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto memastikan Polri menyelidiki dugaan adanya aktor politik yang menunggangi kericuhan usai demo 4 November. Penelusuran dilakukan dengan menggali keterangan dari para pelaku perusakan dan penganiayaan.

"Kalau kegiatan penyelidikan masih dilaksanakan, berangkat dari satu peristiwa kemudian rangkaian ada perusakan, penganiayaan. Kenapa dia lakukan? siapa yang suruh? Itu nanti yang kita dalami," kata Komjen Ari kepada wartawan di Auditorium STIK-PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (8/11/2016).

Polisi menurut Ari masih melakukan pengumpulan keterangan untuk mendapatkan bukti-bukti dugaan adanya dalang di balik kericuhan yang merusak 21 kendaraan aparat keamanan gabungan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Belum," jawab Ari saat ditanya soal bukti yang sudah dikantongi polisi.

Dugaan adanya aktor politik di balik ricuh di Jl Medan Merdeka Barat, menjadi perhatian Presiden Joko Widodo. Menurut Jokowi aksi damai 4 November terkait pelaporan dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok ternodai kericuhan yang terjadi setelah pukul 19.00 WIB, Jumat (4/11).

"Dua-duanya, kalau nanti Polri sudah menemukan bukti-buktinya," kata Jokowi menjawab pertanyaan wartawan mengenai pengungkapan identitas aktor politik secara langsung dari dirinya atau meminta penegak hukum melakukan penelusuran.

Terkait kericuhan 4 November, polisi pada Senin (7/11) menangkap Sekjen HMI Ami Jaya Halim. Selain itu ditangkap pula anggota HMI berinisial II, AH, RR, MRD dan RM.

"Semua sama, terkait penyerangan kepada petugas saat demo kemarin (4 November)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono

(fdn/fjp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads