Buka Munas LDII, Menag Lukman Bicara soal Persatuan dan Kemajemukan Bangsa

Buka Munas LDII, Menag Lukman Bicara soal Persatuan dan Kemajemukan Bangsa

Ahmad Ziaul Fitrahudin - detikNews
Selasa, 08 Nov 2016 10:37 WIB
Buka Munas LDII, Menag Lukman Bicara soal Persatuan dan Kemajemukan Bangsa
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (Foto: Ahmad Ziaul Fitrahudin/detikcom)
Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bicara soal kesatuan dan kemajemukan Indonesia dalam Musyawarah Nasional Lembaga Dakwah Islam Indonesia (Munas LDII). Lukman mengingatkan tentang hubungan antara negara dan agama yang harus dirawat dengan baik.

Lukman tampak mengenakan batik warna ungu. Ketika tiba di lokasi acara, dia disambut barisan Pramuka Kwarda DKI Jakarta dan tarian silat dari LDII, Persinas Asad.

Buka Munas LDII, Menag Lukman Bicara soal Persatuan dan Kemajemukan BangsaFoto: Ahmad Ziaul Fitrahudin/detikcom


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bagaimana pun juga kita harus memahami keberadaan Indonesia saat ini dan masa ke depan. Bagaimana relasi antara negara dan agama. Mengembangkan keduanya, negara dan agama diupayakan sehingga ke-Indonesia-an dikenal religius tetap kita rawat dengan baik," kata Menteri Lukman dalam sambutannya di Balai Kartini, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (8/11/2016).

Kemudian Lukman menuturkan agama sebagai dasar dalam Pancasila. Lukman juga menyebut bahwa agama termaktub dalam konstitusi di Indonesia sehingga nilai-nilai agama harus dijunjung tinggi.

"Kalaulah kita melihat dasar negara ini seluruh silanya hakikatnya adalah nilai agama. Semua agama membicarakan ketuhanan bicara kemanusiaan, persatuan prinsip demokrasi kerakyatan. Semuanya bermuara pada keadilan sosial. Konstitusi kita sungguh luar biasa. Warna agama cukup mewarnai tidak hanya mewarnai tapi juga mengisi institusi itu sendiri," jelas Lukman.

Buka Munas LDII, Menag Lukman Bicara soal Persatuan dan Kemajemukan BangsaFoto: Ahmad Ziaul Fitrahudin/detikcom


Lukman juga mengatakan bangsa Indonesia memiliki sejarah panjang dalam keberagaman dan keagamaan. Maka, dia mengimbau agar warga Indonesia menjaga dan memelihara keberagaman itu.

"Di sisi lain sesungguhnya kita, Indonesia memiliki sejarah panjang dalam ikut menata menjaga dan memelihara itu," tegas Lukman.

Tampak hadir pula dalam acara itu Ketua Umum LDII Prof Abdullah Syam, Kiai Marsudi Syuhud sebagai perwakilan MUI Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat dan anggota DPR RI Budi Sujatmiko. (dhn/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads