Percobaan bunuh diri dilakukan David di sebuah rumah di Jomblang Perbalan RT 07 RW 02, Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Semarang, Jawa Tengah. Peristiwa memilukan ini pertama kali diketahui oleh ibunda David, Fatmaya yang mendengar rintihan cucunya dari dalam kamar. Fatmaya berusaha masuk ke kamar yang dihuni David dan anak-anaknya.
Namun, Fatmaya panik bukan kepalang saat tahu David dan dua anaknya Aura dan Junior Ronald Nugroho (3) 'mengurung diri' dengan mengunci kamar itu. Dia lalu mencari bantuan ke tetangga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu masuk ketiganya tergeletak di kasur, masih hidup, mulutnya mengeluarkan cairan. Di sebelah kasur ada botol obat nyamuk," kata Siswanto di rumah duka, Selasa (8/11/2016).
Foto: Angling Aditya/detikcomFatmaya menemukan cucu tercintanya meninggal dunia. |
Warga langsung membawa tiga korban ke RS Roemani Semarang. Namun, nyawa Aura tidak dapat tertolong karena keracunan. Sementara itu dua orang lainnya masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. "Saya tidak tahu meninggalnya di mana, posisi saya menyetir," pungkas Siswanto.
Saat ini jenazah korban sudah berada di rumah duka. Tim Inafis Polrestabes Semarang sudah melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi juga masih mencari ibu korban, Dian Kumaladewi, yang sudah tidak di rumah dua minggu.
"Jadi ini kejadian seorang ayah melakukan percobaan bunuh diri beserta dua anaknya. Kita dalami motifnya," kata Kapolsek Candisari, Iptu Dhayita Daneswari. (alg/aan)











































Foto: Angling Aditya/detikcom