Seorang Anak Tewas Diajak Bunuh Diri Ayahnya di Semarang

Seorang Anak Tewas Diajak Bunuh Diri Ayahnya di Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 08 Nov 2016 09:47 WIB
Seorang Anak Tewas Diajak Bunuh Diri Ayahnya di Semarang
Foto: Angling Aditya/detikcom
Semarang - Entah beban berat apa yang dipikul David Nugroho, pria 30 tahun itu mengajak dua anak kandungnya menenggak cairan pembasmi serangga. Putri sulung David, Aura Safya Nugroho (7), akhirnya meninggal dunia.

Percobaan bunuh diri dilakukan David di sebuah rumah di Jomblang Perbalan RT 07 RW 02, Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Semarang, Jawa Tengah. Peristiwa memilukan ini pertama kali diketahui oleh ibunda David, Fatmaya yang mendengar rintihan cucunya dari dalam kamar. Fatmaya berusaha masuk ke kamar yang dihuni David dan anak-anaknya.

Namun, Fatmaya panik bukan kepalang saat tahu David dan dua anaknya Aura dan Junior Ronald Nugroho (3) 'mengurung diri' dengan mengunci kamar itu. Dia lalu mencari bantuan ke tetangga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua RT setempat, Siswanto, mengatakan Fatmaya meminta tolong dirinya sekitar pukul 03.30 WIB. Siswono lalu memanggil warga untuk membantu. Berbagai cara dilakukan agar bisa masuk ke kamar, termasuk mendobrak pintu dan masuk lewat ternit.

"Waktu masuk ketiganya tergeletak di kasur, masih hidup, mulutnya mengeluarkan cairan. Di sebelah kasur ada botol obat nyamuk," kata Siswanto di rumah duka, Selasa (8/11/2016).
Fatmaya menemukan cucu tercintanya meninggal dunia.Foto: Angling Aditya/detikcom
Fatmaya menemukan cucu tercintanya meninggal dunia.


Warga langsung membawa tiga korban ke RS Roemani Semarang. Namun, nyawa Aura tidak dapat tertolong karena keracunan. Sementara itu dua orang lainnya masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. "Saya tidak tahu meninggalnya di mana, posisi saya menyetir," pungkas Siswanto.

Saat ini jenazah korban sudah berada di rumah duka. Tim Inafis Polrestabes Semarang sudah melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi juga masih mencari ibu korban, Dian Kumaladewi, yang sudah tidak di rumah dua minggu.

"Jadi ini kejadian seorang ayah melakukan percobaan bunuh diri beserta dua anaknya. Kita dalami motifnya," kata Kapolsek Candisari, Iptu Dhayita Daneswari. (alg/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini