Tito menjelaskan, sesuai doktrinnya, Tribrata dan Catur Prasetya, Polri menempatkan Gajah Mada sebagai figur teladan. Gajah Mada adalah panutan (role model) prajurit yang setia terhadap bangsa dan negara.
"Gajah Mada terkenal dengan pasukan Bhayangkaranya yang setia membela negara. Setuju," kata Tito yang kemudian disambut teriakan setuju oleh para anggota Polri yang hadir di auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jl Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (8/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun sebagian Pati (pejabat tinggi) Polri seperti Wakapolri, Irwasum dan beberapa lainnya masih sibuk mengikuti kegiatan Interpol di Bali," kata Tito.
Tito juga menyampaikan salam hormat dari para anggota Polri yang menjadi korban luka atas aksi 4 November. Saat ini mereka masih berada di RSPAD Gatot Subroto dan RS Polri untuk menjalani perawatan.
(khf/fdn)











































