Stan-stan pameran itu terpajang di Bali Nusa Dua Convention Center. Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan President of Interpol Mireille Ballestrazzi tampak ikut dalam kesempatan itu.
Dalam meninjau stan-stan ini, JK dipandu oleh Kepala Bagian Pengembangan Kapasitas (Kabagkembangtas) Divisi Hubungan Internasional Polri Kombes Krishna Murti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya itu, stan-stan dari negara lain dan stan alutista dan lainnya juga dikunjungi. Termasuk stan Polri dan Pemerintah Daerah Bali. Terdapat sekitar 60 both ada di stan pameran interpol.
Sidang umum Interpol ke-85 ini digelar hingga Kamis, 10 November mendatang di Bali Nusa Dua Convention Center. Ajang tahun ini mengusung tema 'Setting a Global Roadmap for International Policing' dengan tiga program bahasan prioritas yaitu soal terorism, emerging and organized crime, dan cybercrime.
Wapres JK didampingi Kombes Krishna (Foto: Idham Kholid/detikcom) |
"Jadi kehormatan bagus saya menyampaikan perspektif Indonesia dalam tema menentukan tujuan kebijakan global," kata JK dalam sambutannya di pembukaan Sidang Umum Interpol di Bali Nusa Dua Convention Center, Senin (7/11/2016).
JK mengatakan, tugas kepolisian di dunia saat ini semakin berat. JK ingin ajang Interpol ini bukan sekedar seremonial tahunan belaka. Tapi sebagai wujud ekspresi kepentingan global dalam melindungi dan mengamankan dunia.
"Terorisme (itu) kejahatan luar biasa. Sebagai anggota Interpol kita harus menitik beratkan pada reformasi intelijen. Kepolisian Indonesia sudah mendapatkan pengakuan dalam memberantas terorisme. Namun belum semua dapat dicegah," ujarnya. (idh/dhn)











































Wapres JK didampingi Kombes Krishna (Foto: Idham Kholid/detikcom)