Djarot Mendadak Batalkan Kampanye, Timses: Agar Situasi Tetap Kondusif

Djarot Mendadak Batalkan Kampanye, Timses: Agar Situasi Tetap Kondusif

Niken Purnamasari - detikNews
Minggu, 06 Nov 2016 14:17 WIB
Djarot Mendadak Batalkan Kampanye, Timses: Agar Situasi Tetap Kondusif
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Calon wakil gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat tiba-tiba saja membatalkan kegiatan kampanye di wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan hari ini. Batalnya Djarot disebut tim sukses untuk menghindari adanya aksi penolakan seperti yang terjadi sebelumnya.

Anggota tim pemenangan Ahok-Djarot bidang kampanye dan sosialisasi Merry Hotma menjelaskan, agar situasi tetap kondusif di wilayah tersebut dan menghindari adanya konflik, maka Djarot membatalkan agenda.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kondisi saat ini warga DKI masih memiliki persepsi yang berbeda pada calon petahana tersebut terkait polemik kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang kan persepsinya warga sedang tidak sama ya. Persepsi berbeda ketika melakukan aksi (penolakan) terhadap kehadirannya Pak Djarot," kata Merry saat dihubungi detikcom, Minggu (6/11/20160

"Pak Djarot sebagai petahana, yang sifatnya harus mengayomi mengalah untuk menang. Ya kita mundur selangkah dengan keyakinan sebentar lagi satu persepsi terhadap pak Ahok-Djarot," lanjutnya.

Selain itu, Merry juga menyampaikan, baik Ahok maupun Djarot saat melakukan kampanye, keduanya tak hanya sekadar menyampaikan visi, misi serta program. Mereka juga ingin mengecek langsung pekerjaan Pemprov DKI yang telah dikerjakan.

Seperti agenda yang dijadwalkan pada hari ini yakni mengunjungi Pasar Kambing di Jalan Tanah Kusir II RT004/011 Kebayoran Lama Selatan. Agenda kedua, mengunjungi warga di Jl. Jati Indah RT.002/001 Pondok Pinang.

Kehadiran Djarot ke dua lokasi tersebut dikatakan Merry karena mendapat laporan warga melalui aplikasi Pemprov DKI yakni Qlue terkait banjir.

"Jadi kebetulan Pak Djarot di situ mau turun karena ada masalah pekerjaan belum selesai yang merupakan pengaduan melalui Qlue. Sesuai laporan dari warga disitu ada masalah, kami kasih jadwal Pak Ahok-Djarot mengecek persoalan kalau enggak salah banjir daerah Kebayoran Lama," tuturnya. (nkn/fjp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini