Batu yang Halangi Jalan Gunung Sitoli Batal Digerus Dinamit
Senin, 04 Apr 2005 11:37 WIB
Gunung Sitoli - Satuan Penjinak Bahan Peledak Brimob Daerah Sumut akhirnya tidak jadi meledakkan dinamit untuk menghancurkan batu berukuran 3x4 meter yang berada di kilometer 8, Jalan Gunung Sitoli, Nias.Gagalnya penggunaan dinamit karena secara teknis aparat Brimob kesulitan meletakkan bahan peledak di batu yang menghalangi separuh jalan ke arah Bandara Binaka, Kecamatan Gido dan Teluk Dalam, itu.Selain itu, alat yang akan digunakan untuk meledakkan dinamit tersebut hingga kini belum didatangkan. Padahal, akibat runtuhan batu tersebut, kendaraan roda empat harus rela antri satu per satu dan bergantian dengan kendaraan dari arah berlawanan untuk menggunakan jalan itu.Pasalnya, akibat runtuhan batu yang menempel di sisi jalan yang dibatasi tebing tersebut, ruas jalan jadi menyempit. Sementara di sisi lainnya, pagar pembatas jalan yang bersisian dengan jurang rusak parah, sehingga membuat jalan sangat riskan untuk dilalui.Padahal aktivitas di jalan tersebut sangat tinggi, sehingga untuk mensiasatinya pengguna jalan harus rela antri dan bergantian dengan pengguna dari arah yang berlawanan.Untuk mengikis batu dengan berat sekitar 400 kg tersebut, akhirnya, aparat kepolisian, Senin, (4/4/2005), menggunakan mesin memecah beton. Untuk itu, sekitar 20 personel Brimob Sumut dan Samapta Polda Sumut didatangkan dari Medan.Besarnya batu membuat petugas harus bergantian mengebor dinding perbukitan. Bahkan, sekali ngebor, alat yang digunakan harus dipegangi empat orang. Pekerjaan yang cukup melelahkan tersebut sejauh ini tidak bisa diperkirakan kapan akan selesai.
(umi/)











































