Hati-hati, Tiap Hari 74 Orang Pemotor Meninggal karena Kecelakaan

Hati-hati, Tiap Hari 74 Orang Pemotor Meninggal karena Kecelakaan

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Minggu, 06 Nov 2016 11:14 WIB
Hati-hati, Tiap Hari 74 Orang Pemotor Meninggal karena Kecelakaan
Foto: Menhub Budi Karya (Noval Dhwianuari Antony/detikcom)
Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menghadiri acara Puncak Pekan Nasional Keselamatan Jalan. Dia menandatangani kesepakatan tentang keselamatan jalan yang menjadi tanggung jawab bersama.

Menhub hadir pukul 08.30 WIB di lokasi acara Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (6/11/2016). Dia langsung disambut barisan polisi cilik yang telah menunggunya. Budi Karya mengatakan Indonesia memiliki tingkat kecelakaan lalu lintas yang tinggi. Untuk itu pemahaman akan keselamatan lalu lintas penting.

"Keselamatan ini adalah suatu yang penting menurut hemat kami, karena ada data-data statistik yang begitu mengerikan. Karena menurut catatan itu tiap hari ada 74 orang yang meninggal karena kendaraan bermotor," jelas Budi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data organisasi kesehatan dunia (WHO), tingginya angka kecelakaan lalu lintas diakibatkan karena kurangnya pemahaman dan kesadaran pengguna jalan. Budi menyebut ada 125 juta korban meninggal akibat kecelakaan.

"Tercatat 125 juta korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas, 50 juta luka berat. 90 persen adalah di negara berkembang," kata Budi.

Acara ini diikuti 1500 anak SD, SMP dan SMA dari beberapa wilayah di DKI Jakarta. Pada acara puncak ini mereka mengikuti berbagai kegiatan mulai dari jalan sehat, lomba vokal grup, hingga lomba melukis. Budi menjelaskan penting memahamkan keselamatan lalu lintas sejak dini kepada anak-anak.

Foto: Menhub Budi Karya (Noval Dhwianuari Antony/detikcom)Foto: Noval Dhwianuari Antony/detikcom
Foto: Menhub Budi Karya (Noval Dhwianuari Antony/detikcom)


"Sudah saatnya kita lebih meningkatkan keselamatan ini dengan 2 inisiasi. Satu, kami mengajak kepada Diknas, sekolah-sekolah untuk melarang pelajar yang masih di bawah usia sekolah itu tidak mengendarai mobil atau motor karena ini sangat berbahaya," jelasnya.

Selain itu Kementerian Perhubungan juga mengajak masyarakat untuk beralih ke transportasi umum. Jika mengendari sepeda motor harus berhati-hati.

"Yang kedua kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk mengutamakan kendaraan umum, karena menggunakan kendaraan motor itu sangat berbahaya. Dan kalau mengendarai motor itu harus penuh dengan kehati-hatian," jelasnya lagi.

Foto: Menhub Budi Karya (Noval Dhwianuari Antony/detikcom)Foto: Noval Dhwianuari Antony/detikcom
Foto: Menhub Budi Karya (Noval Dhwianuari Antony/detikcom)
(khf/khf)


Berita Terkait