"Registrasi di posisi 167 dari aspek negara. Update monitoring 161 negara peserta delegasi, 3 tambahan bersifat observer dan pameran," kata Kabag Binops Birops Polda Bali AKBP Wayan Sri di Bali Nusa Dua Convention Center, Minggu (6/11/2016).
Dari jumlah 167 negara itu, lanjut Sri, ada sekitar 1.200 orang yang hadir di acara nanti. Sementara itu, Presiden of Interpol Mireille Ballestrazzi dan Secretary General of Interpol Juergen Stock juga dipastikan akan hadir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu terdiri dari Polda Bali sebanyak 1.898, dari enam Polres di wilayah Bali sebanyak 1.516 dan BKO dari Mabes Polri sebanyak 387. Totalnya ada 3.801 personil," ujarnya.
Sri mengatakan, sistem pengamanan juga termasuk mengantisipasi potensi gangguan baik internasional, nasional, maupun lokal. Potensi gangguan itu seperti dari kelompok teror, pro kontra kedatangan delegasi Israel, hingga beberapa konflik atau ketegangan antar dua negara seperti Korea Utara dengan Korea Selatan, Rusia dengan Turki, hingga soal negara-negara soal konflik Laut China Selatan.
"Kita tidak mau ambil risiko, kita akan terus pantau melihat apakah ada situasi yang berkembang, sampai saat ini sangat-sangat kondusif," tuturnya.
"Kemudian teroris baik di internasional dan nasional. Kita tahu semua belum satu (negara) pun memberikan jaminan bebas teroris termasuk kami di Bali yang telah beberapa kali mengalami pengalaman pahit yang kita tidak boleh terulang kembali," urainya. (idh/nkn)











































