Perkemahan itu diselenggarakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Desa Tamansari, Licin, Banyuwangi pada Sabtu (5/11/2016) hingga Minggu (6/11/2016). Berbagai kegiatan akan dilakukan untuk menumbuhkan rasa hormat dan saling toleransi.
"Yang jadi fokus kita nanti bagaimana kerja sama antara kita sehingga bisa melestarikan alam. Menghormati perbedaan. Kerjasama di bidang sosial, melestarikan alam. Makanya kita bawa ke sini," kata ketua FKUB, M Yamin di Lokasi perkemahan, Sabtu (5/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
|
"Dua hari di sini, ada pembinaan dan simulasi kita masukkan nilai-nilai UUD 45 dan Pancasila. Kita masukkan apa arti kerukunan, saling menghormati, saling menjaga kesetaraan. Dalam rangka menjalankan kewajiban agama masing-masing. Beri waktu kalau dzuhur kasih waktu solat, kalau Minggu kasih waktu gereja," urainya.
Yamin menyebut kegiatan lain juga akan dilakukan untuk menambah semangat 51 peserta kemah ini dalam menjaga kerukunan beragama sekaligus menjaga alam bersama.
"Saling tolong menolong, melestarikan alam, menanam pohon, memelihara sumber yang ada," ujar Yamin.
Peserta yang hadir terdiri dari berbagai macam latar belakang pekerjaan dan pendidikan. Mereka mengaku senang dan bangga bisa ikut serta dalam upaya menjaga kerukunan umat beragama ini.
"Saya diutus dari gereja, gereja sahabat Indonesia. Senang di sini bisa dapat teman baru. Menambah wawasan, ikut kumpul-kumpul," kata seorang peserta bernama Rada Putri Utami.
Peserta lain, Agus Fasih (50) juga mengaku senang bisa turut serta dalam kegiatan yang sudah dua kali dia ikuti ini. Agus merupakan perwakilan dari masyarakat Konghucu Banyuwangi.
"Senang di sini cerita-cerita, diskusi. Jadi punya banyak teman. Kalau di luar ketemu jadi saling sapa," kata Agus.
Foto: Kartika Sari Tarigan/detikcom |
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas sempat datang ke lokasi perkemahan dan mengapresiasi apa yang digagas perkumpulan itu. Dia mengaku senang dan berharap kegiatan itu mampu menularkan semangat positif bagi para peserta selama perkemahan maupun setelah kemah selesai. (kst/wsn)












































Foto: Kartika Sari Tarigan/detikcom
Foto: Kartika Sari Tarigan/detikcom