Kandidat Ketum PAN Diprediksi Mengerucut Tiga Kekuatan

Kandidat Ketum PAN Diprediksi Mengerucut Tiga Kekuatan

- detikNews
Senin, 04 Apr 2005 11:25 WIB
Jakarta - Menjelang pembukaan Kongres II PAN (Partai Amanat Nasional), sejumlah kader PAN mengajukan diri menjadi ketua umum PAN. Namun, di saat-saat akhir kongres, diprediksi hanya akan muncul tiga kekuatan besar. Saat ini, setidaknya ada 8 kader yang mendeklarasikan dirinya sebagai ketua umum PAN periode 2005-2010. Mereka adalah Soetrisno Bachir, Hatta Rajasa, Didik J Rachbini, Fuad Bawazier, Moeslim Abdurrahman, Afni Ahmad, Samuel Kotto, dan Thamrin Ely. Dari kedelapan orang itu, empat orang sudah mendaftarkan diri kepada Panitia Pendaftaran Calon Ketua Umum PAN Panitia Kongres II PAN. Mereka adalah Soetrisno Bachir, Hatta Rajasa, Didik J Rachbini, dan Fuad Bawazier. Dan keempat kandidat itu sudah dinyatakan lolos seleksi administratif. Empat kandidat lainnya masih belum mendaftarkan diri. Pendaftaran kandidat akan dibuka sampai 7 Februari, saat hari pertama kongres PAN digelar. Salah satu syarat untuk bisa menjadi ketua umum, sang kandidat harus memperoleh dukungan minimal 4 DPW atau 40 DPD. Kedelapan kandidat itu tampaknya memang cukup serius. Ini tampak dari acara deklarasi kesiapan mereka untuk menjadi orang nomor satu PAN. "Mereka semua serius. Cuma kita bisa melihat, mana kandidat yang bisa mengukur badan, mana yang tidak," kata salah seorang pengurus DPP PAN tidak mau disebutkan namanya kepada detikcom, Senin (4/4/2005). Yang dimaksud 'tidak bisa mengukur badan' adalah kandidat yang asal maju menjadi kandidat, namun miskin dukungan. Yang masuk dalam kategori ini, diperkirakan Thamrin Ely, Samuel Kotto, dan Afni Ahmad. "Tapi, Pak Afni mungkin masih ada kans, Samuel Kotto juga harus bekerja keras," kata sumber itu. Karena itu, pertarungan yang diprediksi akan terjadi di dalam kongres adalah kubu Soetrisno Bachir, Hatta Rajasa, Moeslim Abdurrahman, Fuad Bawazier, dan Didik J Rachbini. Kelima orang ini diyakini juga akan melakukan koalisi, sehingga diperkirakan akan menjadi tiga kekuatan besar. Kubu Fuad Bawazier diduga akan bergabung ke kubu Soetrisno Bachir. Untuk sementara, dukungan Soetrisno Bachir diduga lebih kuat dibanding kubu Fuad. Karena itu, diperkirakan Fuad yang akan mengalah dan bersatu dengan Soetrisno. Dugaan ini, karena sebelumnya Fuad dan Soetrisno merupakan kawan dekat, yang saling mendukung dalam melakukan bisnis. Kubu Soetrisno ini nantinya akan membuat imej sebagai kubu yang didukung Amien Rais. Didik J Rachbini kemungkinan akan berkoalisi dengan kubu Moeslim Abdurrahman. Bahkan, pendekatan-pendekatan untuk melakukan koalisi ini sudah mulai dilakukan. Didik J Rachbini terlihat hadir dalam acara pendeklarasian Moeslim Abdurrahman di Hotel Dharmawangsa, Sabtu (2/4/2005) lalu. Moeslim juga pernah hadir dalam acara peluncuran buku Didik Rachbini beberapa waktu lalu. Kekuatan Didik dan Moeslim belum bisa diprediksi mana yang kuat. Namun, bila kedua tokoh ini bergabung, kekuatannya perlu diperhitungkan. Kubu Didik-Moeslim akan membuat imej sebagai kubu ideologis. Kubu ini kemungkinan juga akan didukung oleh unsur-unsur Muhammadiyah. Dalam acara deklarasi Moeslim, sejumlah tokoh Muhammadiyah hadir. Antara lain, Wakil Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin. Kubu ini juga akan didukung tokoh PAN yang juga dikenal sebagai tokoh Muhammadiyah, AM Fatwa. Hatta Rajasa, diprediksi akan menjadi kekuatan tersendiri. Dukungan untuk Hatta cukup kuat. Di belakang Hatta, ada sejumlah pengurus DPP PAN, seperti Alimin (Bendahara DPP PAN), Sabri Saiman, Rizal Djalil, Abdul Hadi Jamal, dan lain-lain. Namun, meski cukup kuat, Hatta akan diposisikan sebagai kubu pemerintah. Cap ini sulit berubah di kongres, kecuali Hatta mundur sebagai menteri. Tiga kubu inilah yang kemungkinan akan bertarung dalam pemilihan ketua umum PAN di akhir kongres II PAN 7-10 April nanti. Siapa di antara ketiga kekuatan itu yang menang? (asy/)


Berita Terkait