Kapolri dan Panglima TNI Jenguk Korban Kerusuhan 4 November di RSPAD

Kapolri dan Panglima TNI Jenguk Korban Kerusuhan 4 November di RSPAD

Andhika Prasetia - detikNews
Sabtu, 05 Nov 2016 15:38 WIB
Kapolri dan Panglima TNI Jenguk Korban Kerusuhan 4 November di RSPAD
Panglima TNI dan Kapolri di RSPAD. Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta - Siang ini, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bertandang ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Mereka menjenguk korban luka akibat kerusuhan Demo 4 November.

Pantauan detikcom, Tito dan Gatot tiba di lokasi secara bersamaan pada pukul 14.35 WIB, Sabtu (5/11/2016). Kedatangan keduanya disambut oleh Kepala Pusat Kedokteran Kesehatan (Kapusdokkes) Polri Brigjen Arthur Tampi.

Begitu tiba, Tito dan Gatot langsung berjalan menuju Gedung Departemen Bedah RSPAD. Mereka ditemani oleh sejumlah aparat kepolisian, TNI dan pihak RSPAD.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kedatangan untuk menjenguk korban untuk 4 November," ungkap Kapolsek Senen Kompol Indra Tarigan yang turut mendampingi.

Seorang staf RSPAD mengatakan saat ini ada sejumlah korban dari pihak kepolisian dan TNI yang sedang dirawat karena menjadi korban kerusuhan demo di depan Istana Negara. Namun ia tak berkenan memberitahu mengenai identitas korban yang dirujuk ke lokasi beserta kondisi terakhirnya.

"Nanti saja ya, saya cek dulu, takut salah nantinya," ucap petugas yang enggan disebutkan namanya itu.

Tito dan Gatot tak lama berada di RSPAD. Berselang sekitar 20 menit, keduanya berlalu tanpa memberikan pernyataan.

Sebelumnya, Polri menyebut ada 8 aparat yang terluka akibat kerusuhan yang terjadi pada Jumat (4/11) malam di sekitaran Istana Negara, Jakarta Pusat. Mereka dirujuk di RSPAD.

"Anggota yang terluka 8 (personel). Ini ada yang wajahnya hampir hancur dan diselamatkan oleh rekannya. Sangat disayangkan sekali," ungkap Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar dalam jumpa pers di Mabes Polri, Sabtu (5/11).

Data petugas yang mengalami luka berat adalah dua polisi, 5 personel TNI AD, dan satu anggota pemadam kebakaran. (elz/elz)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads