"Ada yang masih diperiksa dan diduga sebagai provokator, jumlahnya 10 yang masih diperiksa," ungkap Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran, Jakarta Selatan, Sabtu (5/11/2016).
Mereka yang masih diperiksa rata-rata usianya masih muda, namun juga ada yang usianya 38 tahun. Mayoritas dari mereka juga bukan warga Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Mereka) diperiksa apakah ada unsur pidana atau tidak," lanjutnya.
Boy menjelaskan sebenarnya demo awalnya berlangsung tertib. Namun karena ada kelompok tertentu yang memiliki agenda melakukan rusuh, kericuhan tak dapat dihindari.
"Ada penyerangan dengan bambu runcing, ada botol dan batu dilempar ke petugas. Kondisi berhasil dikendalikan namun yang tidak diharapkan pembakaran kendaraan-kendaraan," sebut Boy.
Setidaknya ada 21 kendaraan milik TNI/Polri yang rusak akibat kerusuhan termasuk milik Pejabat TNI. Salah satunya adalah mobil Nissan X-Trail. Tiga kendaraan dibakar habis.
"Ini kendaraan dinas negara, uang rakyat juga," pungkas dia. (elz/tor)











































