Tuntaskan Kasus Ahok, Bareskrim Akan Panggil Saksi Ahli dari Kominfo

Esty Rahayu Anggraini - detikNews
Sabtu, 05 Nov 2016 12:45 WIB
Foto: Andhika/detikcom
Jakarta - Badan Reserse dan Kriminal Markas Besar Kepolisian RI telah meminta keterangan 22 saksi terkait kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Pekan depan rencananya Bareskrim masih akan mendengarkan keterangan sejumlah saksi untuk memperdalam kasus pidato Ahok yang mengutip surat Al Maidah 51 itu.

Pada Senin pekan depan, Bareskrim akan meminta keterangan Ahok. Dilanjutkan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi ahli pada Selasa dan Rabu berikutnya.

Hingga saat ini sudah ada 22 saksi diminta keterangannya. Terdiri dari 9 saksi ahli dan 13 saksi biasa. Pekan depan rencananya Bareskrim akan mendengar keterangan saksi ahli dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.

"Total ada 9 saksi ahli, untuk saksi biasa ada 13. Penambahan saksi lain dari Kominfo," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar kepada wartawan di kantornya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (5/11/20160.

"Fokus lebih ke penambahan beberapa saksi ahli lagi," tambah Boy.

Dalam pengusutan kasus ini, Bareskrim juga sudah mendengarkan kesaksian dari warga dan aparat desa di Kepulauan Seribu. Setelah semua saksi dan alat bukti diperiksa, akan dilakukan gelar perkara. "Dalam dua pekan ini kami harapkan bisa diselesaikan dan dilakukan gelar perkara," kata Boy. (erd/erd)