Deplu Gaet Pakar Internasional Pulihkan Korban Tsunami
Senin, 04 Apr 2005 10:49 WIB
Jakarta - Departemen Luar Negeri (Deplu) bekerja sama dengan Pusat Kerja Sama Teknik Selatan Selatan Gerakan Non Blok mengadakan pertemuan pakar internasional merumuskan program psikososial untuk rehabilitasi korban tsunami.Program ini bertujuan mendukung empat aspek penting yakni kesehatan, pendidikan, dukungan sosial dan perumahan bagi korban tsunami.Demikian pidato pembukaan yang dibacakan Sekjen Deplu HE Sudjadnan Parnohadiningrat di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (4/4/2005).Dikatakan dia, dari sekian banyak bantuan bagi korban tsunami ada satu isu yang masih kurang diperhatikan berbagai pihak yaitu kebutuhan untuk membantu pemulihan korban pasca tsunami."Dalam bidang kesehatan misalnya menunjang aktivitas fisik, nutrisi dan mentalitas bagi kesembuhan seluruh korban. Di bidang pendidikan, kita harus memberikan kebutuhan ilmu pengetahuan dan keahlian bagi para korban yang didasari kebudayaan lokal. Selanjutnya, memberikan dukungan sosial dan integrasi sosial yang memadai," papar dia.Di bidang hunian, lanjutnya, aspek perumahan yang layak dibutuhkan untuk kehidupan para korban selanjutnya. Sudjadnan berharap pertemuan tersebut dapat memenuhi kebutuhan korban tsunami untuk memulihkan trauma psikologis.Pertemuan yang juga bekerja sama dengan Departemen Kesehatan, Departemen Pendidikan dan Departemen Sosial dihadiri para pakar antara lain dari RI, India, Sri Langka, Thailand, Malaysia, Jepang, Australia, AS, Turki dan Iran serta pakar dari organisaasi internasional seperti WHO, Unesco dan Unicef.
(aan/)











































